Bukit Cinta Bekasi – Tempat Wisata yang Hampir Hilang!

Juli 5, 2019 No Comments JELAJAH ZigerWix

Sekitar empat tahun yang lalu, tepatnya pada bulan suci Ramadhan tahun 2015. Aku mendapatkan tempat kerja baru, sebelumnya aku resign dari tempat kerja yang dulu. Keluar masuk tempat bekerja memang menjadi hal yang biasa saat itu, sebab aku belum menemukan tempat kerja yang sesuai. Tempatku bekerja berada di kawasan industri Deltasilicon 3, Cikarang Pusat. Saat itu aku belum sadar, ternyata didekat tempat kerjaku terdapat tempat wisata Bekasi yang sangat indah. Tempat wisata di bekasi ini bernama bukit cinta, merupakan tempatku untuk merenung dan menenangkan diri.

Kisah ini sengaja aku bagikan, untuk dijadikan pelajaran bagi kita semua. Selain itu, juga untuk mengenang keindahan masa lalu. Ciptaan-Nya yang sangat mengagumkan, yang kini telah tergantikan.

Sebelum Menemukan Bukit Cinta yang Indah

Beberapa hari sebelum bulan suci Ramadhan, aku di terima pada perusahaan yang bergerak di bidang properti. Jobdesknya cukup mudah, yaitu membuat parcel bertema Idul Fitri dari barang-barang properti. Barang properti tersebut bisa berupa jam dinding, pot kecil, patung binatang, dan sebagainya. Karena tempat kerjaku yang baru, akupun harus pindah kontrakan. Sebab, tempat kerja dengan kontrakanku yang dulu cukup jauh, yaitu di daerah Cikarang Barat. Saat itu, aku belum tahu bahwa disini ada bukit Cinta yang sangat menawan.

Kebetulan, saudaraku juga kerja di perusahaan properti tersebut, sehingga aku bisa mengontrak bersamanya. Saudaraku sudah lebih dulu masuk di perusahaan itu, dan ternyata ia mengontrak bersama seorang teman. Jadi, kami menyewa sebuah kontrakan untuk tiga orang. Biarlah, sedikit lebih hemat, pikirku. Mulai saat itu aku resmi pindah kontrakan ke Desa Cicau, Cikarang Pusat.

Pekerjaan yang aku jalani cukup ringan, namun terasa membosankan. Karena memang, aku baru pertama kali mencoba pekerjaan ini. Di kontrakanpun, aku tidak pergi kemana-mana, sebab aku lebih suka berada di dalam kontrakan dari pada mondar-mandir tanpa tujuan. Beberapa hari aku jalani dengan rasa bosan, hingga akhirnya saudarku memberi informasi yang sangat bermanfaat.

Berawal dari Rasa Penasaran

Saudaraku memberitahu aku, bahwa ditempat ini terdapat hamparan perbukitan yang sangat luas, ‘tempat wisata Bekasi yang tersembunyi’, katanya. Sebenarnya nama perbukitan tersebut adalah bukit cinta, begitu warga sekitar menyebutnya. Karena penasaran, akupun langsung menanyakan tempat perbukitan tersebut. Tak butuh waktu lama, aku langsung memahami lokasinya. Sebab, untuk datang kesana hanya perlu mengikuti jalan utama yang ada di desa Cicau. Akupun merencanakan untuk pergi kesana pada hari minggu, saat kerjaanku libur.

Awalnya aku hendak ke tempat wisata Bekasi ini pada minggu pagi, namun ternyata diluar ekspektasiku. Karena dari pagi hingga siang hari, aku mengerjakan pekerjaan rumah, seperti mencuci baju, setrika, dan kesibukan lainnya. Waktu luang aku dapatkan pada sore hari, saat semua kerjaan rumahku sudah rapih. Aku langsung bersiap untuk pergi kesana, walaupun saat itu jam menunjukan pukul 17.30 WIB.

Menemukan Bukit Cinta, ‘Wisata Bekasi yang Tersembunyi’

Setelah sekitar 15 menit perjalanan, akhirnya aku sampai di tempat tujuan. Ternyata tempat tersebut berada di desa Sukadami, yang merupakan tetangga desa Cicau, tempat aku mengontrak. Aku terkagum melihatnya, hamparan perbukitan hijau di sisi kiri dan kanan jalan. Udaranya seperti bukan diperkotaan, sangat segar dan tak berbau asap kendaraan. Tenang dan damai yang aku rasakan saat itu. Mungkin, inilah alasan mengapa dinamakan bukit cinta.

Senja Tempat Wisata Di Bekasi
Senja Kala Itu, Cikarang Pusat

Namun, karena waktu sudah senja, maka aku tidak bisa berlama-lama di tempat tersebut. Ingin rasanya aku bermalam disitu, hanya untuk menikmati suasana seperti ini lebih lama lagi. Akan tetapi itu tidak mungkin, karena pekerjaan yang lain sudah menanti. Sejak saat itu, tempat wisata di Bekasi ini menjadi pelarianku untuk merenung.

Diatas Bukit - Tempat Wisata Bekasi
Diatas Bukit

Bukit yang Membuat Candu

Pada hari minggu berikutnya, aku kembali datang ke bukit cinta. Suasana yang sama, aku rasakan. Tenang dan damai, memang tempat wisata di Bekasi yang cocok untuk melepas lelah setelah bekerja. Ku nikmati kembali, matahari yang tenggelam di balik perbukitan ini. Hamparan rerumputan hijau memberikan keindahan sejati, ditengah kota metropolitan Bekasi. Memberikan sensasi yang berarti, ‘tempat wisata Bekasi’ yang tersembunyi.

Hari berganti hari, minggupun terus berlalu. Tak terasa, beberapa hari lagi Idul Fitri datang. Menandakan bahwa masa kontrak kerjaku akan habis, karena memang jobdesk pembuatan parcel hanya ada pada event-event tertentu saja. Rasanya berat untuk meninggalkan tempat ini, tempat dimana aku bisa merenungkan diri. Melepas semua lelah, dan membuang ragu, Membuat warna dalam hari-hari melelahkan dalam kerjaku, hingga berjam-jam duduk terpaku. Rasanya, aku tidak bisa pergi meninggalkan tempat ini, tempat yang sudah membuat candu.

Meninggalkan Bukit Cinta

Hari itu pun tiba, besok sudah memasuki libur Idul Fitri, dan masa kontrak kerjaku sudah berakhir hari ini. Berat rasanya harus meninggalkan desa cicau dengan bukit cinta nya, rumah kedua bagiku. Namun, mau tidak mau, ini harus dilalui.

Senja Perpisahan, Tempat Wisata Bekasi yang Tersembunyi
Senja Perpisahan, Tempat Wisata Bekasi yang Tersembunyi

Memang tak terasa sudah sebulan aku disini, dan hari ini, untuk terakhir kalinya, aku menikmati senja di bukit ini. Salah satu tempat yang berkesan dalam hidupku, tempat yang menjadi pelarian dari keluh kesah hidup ini.

Baca Juga:  Kebun Raya Kuningan - Tempat Wisata Keluarga yang Seru!

Datang Kembali, Hanya untuk Sesaat

Beberapa hari setelah Idul Fitri, aku menjalani kehidupan seperti biasa dikampung halaman. Mulai menyebarkan lamaran pekerjaan kesana kesini, sama seperti pengangguran yang lainnya. Beruntung, saat itu aku dihubungi oleh saudaraku untuk bekerja kembali di perusahaan properti itu. Ternyata pihak perusahaan suka dengan cara kerja kami (team parcel) yang cekatan, sehingga kami diundang kembali, dengan bantuan saudaraku tentunya. Dengan senang hati, akupun langsung meng-iya-kan tawaran tersebut. Karena, ini berarti aku bisa berkunjung ke bukit cinta lagi.

Pada hari pertama bekerja, aku sedikit ‘kaget’, karena jobdesk yang diberikan berbeda. Tentu saja bukan membuat parcel lagi, karena itu hanya ada pada event-event tertentu saja. Saat itu aku bertugas untuk mengatur barang yang keluar masuk perusahaan, barang-barang produksi tentunya. Aku juga memiliki partner-partner kerja yang baru, jadi harus mulai beradaptasi dari awal.

Perpisahan (Lagi)

Pekerjaan ini terasa jauh membosankan, maka dari itu, aku semakin sering datang ke bukit ini untuk menenangkan jiwa. Hari demi hari terus ku lalui dengan perasaan membosankan, aku mulai sering bolos bekerja. Bahkan, aku lebih suka mengunjungi bukit ini dari pada tempat kerjaku. Hingga akhirnya terjadi sebuah konflik dalam perusahaan, permainan atasan, saling sikut, dan semacamnya. Hal yang memang sering terjadi dalam sebuah perusahaan, ini membuat aku semakin tidak nyaman.

Menenagkan Diri Di Surga Tersembunyi - Bukit Cinta
Menenagkan Diri Di Surga Tersembunyi

Hingga akhirnya, setelah empat bulan berlalu, aku memutuskan untuk mengundurkan diri. Aku resign (lagi) dari perusahaan tempatku bekerja. Dengan sisa uang yang ada, aku harus bisa mencari pekerjaan lain agar bisa tetap di tempat ini. Namun, aku tidak kunjung menemukan pekerjaan lain. Hingga akhirnya, aku memutuskan untuk pulang.

Selamat Tinggal, ‘Tempat Wisata Bekasi yang Tersembunyi’

Berat rasanya, harus menyucapkan perpisahan untuk yang kedua kalinya pada tempat ini. Bukit cinta penuh cerita, tempat yang menyimpan banyak kenangan didalamnya. Tentang rasa sakit, perjuangan, putus asa, dan bangkit kembali. Semuanya tersusun secara rapih, menjadi kenangan di bukit ini. Aku bertekad, suatu hari nanti, aku pasti akan mengunjungi tempat ini lagi. Selamat Tinggal, tempat wisata di Bekasi yang tersembunyi.

Salam Perpisahan dengan Bukit Cinta
Salam Perpisahan

Perpisahan yang Sebenarnya dengan Bukit Cinta

Setelah beberapa bulan berada di kampung halaman, aku mendapatkan pekerjaan lagi. Namun, kali ini aku bekerja di daerah Cibitung, Kawasan industri MM2100. Lumayan jauh dari tempat wisata di Bekasi yang tersembunyi, walau begitu, sudah ku jadwalkan untuk pergi kesana jika ada waktu luang.

Namun karena pekerjaan yang begitu menumpuk, hingga beberapa bulan aku belum sempat mengunjungi tempat itu lagi. Sampai akhirnya, aku mendapatkan waktu luang di akhir pekan besok. Aku merencanakan pergi kesana pada hari minggu, setelah pekerjaan rumah selesai tentunya.

Telah Tergantikan

Hari yang ditunggupun tiba, aku mempersiapkan segalanya untuk pergi ke bukit cinta. Seperti biasa, aku kesana pada sore hari karena ingin menikmati matahari tenggelam. Perjalanan kali ini cukup panjang, memakan waktu sekitar satu jam. Sampai di tempat, mataku terbelalak. Apa yang terjadi?, pikirku.

Potret Bukit Cinta yang Tergantikan
Bukit yang Tergantikan

Bukit yang dulu hijau, udara sejuk, dan suasana tenang, kini telah menghilang. Keindahan alam itu, tergantikan oleh sebuah tingkah serakah. Bukit yang selama ini aku rindukan, telah berganti menjadi lahan tandus untuk pembangunan. Entah ini kemajuan, atau sebuah ironi kehidupan. Potret perbukitan yang damai, dilindas oleh besi-besi besar. Hilang sudah, semua keindahan alam ini. Hanya sebagian kecil bukit yang tersisa, ini harus kita jaga agar alam kembali lestari. Sudah selayaknya bukit cinta, “surga yang tersembunyi ini” tetap tersembunyi dari tangan-tangan serakah.

Tangan Kita, Kejam!

Sebagai manusia, akupun terluka melihat ini. Keindahan alam ciptaan-Nya, diambil alih oleh tangan-tangan yang kejam. Keinginan serakah manusia, membuat kehancuran yang nyata. Aku malu pada rerumputan yang di lindas mobil pengangkut pasir, malu pada ulat yang kehilangan tempat tinggalnya. Ternyata, makhluk sejenisku sangat tak berperasaan.

Salam Terakhir, Wisata Bekasi - Bukit Cinta
Senja Terakhir

Hingga senja tiba, aku terus merenungi semua ini. Aku marah pada diriku sendiri, karena tak bisa berbuat apapun. Tak bisa menolong terikan alam yang kesakitan, terlindas, dan dihancurkan. Mempertanyakan AMDAL pun percuma, karena semua sudah dibungkam oleh banyaknya rupiah. Alam, maafkan kami. – Bukit Cinta “Surga yang Tersembunyi”.

Saran

Jika teman-teman memiliki kritik dan saran silahkan bisa hubungi kami pada halaman KONTAK. Kami juga berharap teman-teman dapat berpartisipasi dalam membangun website ini. Terakhir, kami meminta maaf jika dalam website Ide Bebas terdapat banyak kekurangan. Terima kasih sudah mengunjungi website ini, semoga dapat bermanfaat.

PAHAMI SETIAP KATA DAN TEMUKAN RAHASIA DI DALAMNYA…

ZigerWix
ZigerWix Hanya ada satu hal di dunia ini yang benar-benar bebas. yaitu "PEMIKIRAN"

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *