Telaga Biru – Sisi Lain Situ Cicerem Kabupaten Kuningan

Maret 8, 2020 2 Comments JELAJAH ZigerWix

Pada minggu pagi tanggal 16 februari 2020, aku merencanakan untuk mengunjungi tempat wisata di kuningan. Tempat ini cukup terkenal, dengan ayunannya yang berada diatas telaga. Ditambah dengan air jernihnya yang berwarna biru, membuat keindahan tersendiri. Tempat tersebut adalah telaga biru, situ cicerem. Tempat ini berada di kaki gunung ciremai, kabupaten kuningan. Seperti biasa, aku kesana tidak sendirian, melainkan ditemani eca. Perjalanan menuju situ cicerem cukup mudah, karena jalan di kuningan yang sudah familiar bagiku. Kami berangkat pukul 08.00 WIB, dan sampai sekitar pukul 10.30 WIB.

Berkenalan dengan Telaga Biru

Ketika sampai disana, aku langsung terpesona dengan warna telaga ini. Airnya yang berwarna biru kehijauan, membuat aku terhipnotis dibuatnya. Pepohonan yang rindang, udara sejuk, dan suara decitan pohon yang seakan terdengar merdu. Sebelum aku membahas lebih dalam tentang situasi dan kondisi telaga biru ini, mari kita berkenalan dahulu dengannya. Berkenalan lebih dalam lagi, lebih jauh lagi, jauh dimasa lalu.

Berkenalan dengan Telaga Biru

Selain menarik dari panoramanya, telaga ini juga memiliki cerita masalalu yang menarik untuk diketahui. Konon katanya, pada zaman dahulu kala ketika para wali songo sedang giat menyebarkan ajaran agama islam. Telaga biru ini dijadikan sebagai tempat perundingan untuk mengatur strategi syiar. Maka dari itu terdapat gugusan meja dan kursi yang terbuat dari batu di dasar telaga ini. Bisa dibilang, bahwa tempat ini adalah tempat perundingan para wali.

Tempat Perundingan Para Wali

Kemudian, airnya yang jernih walaupun berwarna biru kehijauan yang indah dimata jika dilihat. Itu berasal dari ketukan salah satu sunan/wali pada tanah disekitar telaga. Pada saat itu, para wali ingin melakukan sholat dan membutuhkan air untuk wudhu. Jadilah, air telaga biru ini sebagai sumber air untuk wudhu bagi para wali. Oleh karena itu, airnya berwarna bening. Sedangkan warna biru kehijauan, merupakan pantulan dari tanaman-tanaman disekitar telaga tersebut.

Berdasarkan cerita dimasalalunya, membuat telaga ini sangat dijaga oleh warga. Bahkan, ikan yang hidup didalam telaga tidak boleh diambil, apalagi dimakan. Selain itu, terdapat juga kayu yang berusia 100 tahun lebih. Aku sendiri tidak melihat secara langsung kayu tersebut, karena aku hanya mendengarnya dari warga. Terlepas dari benar atau tidaknya cerita tersebut, kita tetap harus menghormatinya. Agar terciptanya kehidupan yang harmonis dan seimbang.

Nilai Historis Telaga Biru

Pamor yang Orang Kenal

Selain kaya akan nilai historis, situ cicerem juga memiliki pamor yang melangit. Tempat ini sempat viral diberbagai media sosial seperti facebook, instagram dan sebagainya. Foto-foto yang viral menampilkan kecantikan telaga biru yang dihiasi ikan mas, ditambah panorama dan gradasi warna yang memukau. Ayunan yang digunakan untuk berfoto berada tepat diatas air telaga, sungguh background yang instagramable.

Ayunan Telaga Biru

Tempat instagramable lainnya berada di dekat parkiran motor. Sebuah jembatan kayu, yang ujungnya adalah papan luas ditengah telaga dengan hiasan berbentuk hati. Tempat yang sering digunakan oleh pasangan muda-mudi untuk berfoto. Tentu saja, foto yang dihasilkan akan sangat indah. Mengingat background nya adalah telaga biru, yang tepinya ditumbuhi tanaman hijau dan rindang.

Lambang Hati di Tengah Telaga

Di tepi telaga biru yang dekat dengan pintu masuk, terdapat kolam renang yang cocok untuk menyegarkan badan. Bagaimana tidak, kolam renang ini menyatu dengan telaga. Ada sebagian tepi dari telaga ini yang dibatasi, dan bagian kecilnya dibuat kolam renang. Tak heran jika kolam renang ini menjadi pusat perhatian dan tempat untuk bersuafoto. Karena selain airnya yang segar, juga dapat menikmati keindahan dibawahnya.

Kolam Renang di Telaga

Satu wahana lagi yang menjadi favorit bagi para pengunjung, yaitu perahu karet. Cukup banyak juga pengunjung yang ingin merasakan naik diatas perahu karet, yang dibawahnya terdapat keindahan dasar telaga biru. Ditambah tidak ada batasan umur untuk naik diatas perahu ini, jadi anak kecilpun bisa merasakannya. Sebenarnya, aku sendiri kurang setuju jika ada wahana seperti ini, ditempat yang cukup sakral ini. Tapi, aku harus bisa menerima itu. Karena mungkin dengan adanya wahana ini, lebih banyak manfaatnya jika dibandingkan dampak negatifnya.

Wahana Perahu Karet di Telaga Biru

Sisi Lain Telaga Biru – Situ Cicerem

Dibalik panoramanya yang mengagumkan, situ cicerem memiliki cerita lain didalamnya. Pamornya yang melangit, merupakan pedang bermata dua. Banyaknya pengunjung memang menambah pemasukan bagi pengelola tempat wisata di kuningan ini. Hasilnya, tentu akan digunakan untuk mempercantik telaga biru ini. Pembangunan dan perbaikan pun akan berjalan dengan lancar. Ketika aku datang kesini juga sedang dilakukan pembangunan dan perapihan. Tak lain, ini semua berkat dari banyaknya pengunjung yang datang.

Suasana Sepi untuk Menenangkan Diri

Akan tetapi, disisi lain pengunjung yang datang justru menimbulkan berbagai masalah. Pemandangan yang indah seperti pada foto ternyata memiliki sisi lain yang tersembunyi. Membludaknya jumlah pengunjung yang datang, terutama pada hari libur, membuat tempat ini begitu ramai. Entah mengapa, pada situasi ramai seperti itu, aku tidak bisa menikmati ketenangan alam yang sejati. Memang benar, aku tidak boleh egois, tempat ini adalah milik umum, jadi sudah sepantasnya ramai oleh pengunjung.

Pengunjung yang Membludak

Ada satu tingkah manusia (mungkin aku sendiri termasuk didalamnya) yang sangat tidak aku suka. Kedatangan manusia ditempat yang masih alami seperti ini memiliki banyak tujuan. Ada yang yang mencari ketengangan, bercengkerama dengan alam, ada juga yang hanya sekadar mengunjungi tempat wisata untuk bersuafoto. Kedatangan manusia di tempat seperti ini seharusnya dapat menciptakan lingkungan yang harmonis, bahkan dapat menjaga kelestariannya. Sebaliknya, kebanyakan dari mereka datang kesini hanya untuk melampiaskan keserakahan saja. Mereka datang, berfoto dengan latar belakang keindahan telaga biru. Setelah itu mereka tak peduli apa yang terjadi pada telaga ini. Sampah!

Sampah Bekas Monyet Liar

Menikmati dalam Sunyi

Ketika aku datang kesini, suasananya sangat ramai. Pada semua tepian telaga dikerumuni oleh banyak orang. Terutama ayunan yang ada disini, yang merupakan ikonis dari telaga biru. Sangat sulit sekali mencari tempat sunyi saat itu, karena memang aku tidak menyukai keramaian. Hingga akhirnya aku melihat sebuah motor naik ke atas bukit. Ternyata tempat parkir dibawah sangat penuh, sehingga motor yang baru datang harus parkir diatas. Aku penasaran, apa yang ada diatas bukit tersebut. Aku pun mengajak eca untuk pergi kesana.

Diatas Bukit Telaga

Ketika sampai diatas bukit, aku melihat sebuah tempat yang lapang. Tanah lapang tersebut dibatasi oleh pohon-pohon pinus, sepertinya ini adalah tempat untuk kemping. Hanya ada satu warung yang buka disini, dengan beberapa orang saja. Terlihat juga beberapa motor yang parkir. Aku dan eca memutuskan untuk berhenti sejenak dan menikmati suasana sunyi ini. Setidaknya, disini hanya ada sedikit manusia. Jika dibandingkan dengan dibawah, dekat telaga yang sangat ramai.

Tempat Kemping Telaga Biru

Dibawah rindangnya pohon pinus, diterpa angin gunung yang sejuk, sayup-sayup mata hampir pasrah dalam keheningan. Seandainya dibawah sana tak ada orang yang berbondong-bondong ingin menunjukan eksistensi, mungkin suasananya jauh lebih syahdu. Sebab bisa menikmati semua kesunyian ini di dekat telaga biru yang menawan. Tapi apa boleh buat, ini adalah tempat umum, tak mungkin sepi dari riungnya pengunjung. Jadi, saat itu aku dan eca hanya bisa menikmati indahnya situ cicerem dari atas bukit.

Baca Juga:  Cadas Gantung - Surga Indah yang Tersembunyi

Lokasi Situ Cicerem

Situ cicerem berada di desa kaduela, kecamatan pasawahan, kabupaten kuningan. Agar lebih jelas, silahkan bisa melihat peta berikut. Jika para pengunjung ingin kesana, sebaiknya jaga kebersihan dan tidak membuat kerusakan.

Agar para pengunjung dapat melihat dengan detail lokasi situ cicerem, dapat melihat peta situ cicerem yang sudah tersedia. Peta tersebut ditaruh pada sebuah papan besar di dekat tempat parkir mobil. Silahkan cari titik yang instagramable pada peta tersebut. Peta ini juga dibuat agar para pengunjung tidak kebingungan saat menjelajahi situ cicerem.

Denah Lokasi Tempat di Telaga Biru

Harga Tiket Masuk Telaga Biru – Situ Cicerem

Harga tiket masuk telaga biru sangat terjangkau, bahkan untuk saku pelajar. Jadi, bagi para pelajar yang ingin mempelajari tempat ini dengan detail silahkan bisa berkunjung. Karena disini cukup banyak hal yang bisa diamati, terutama dalam bidang geografi. Berikut harga tiket masuk situ cicerem dan wahana yang ada di dalamnya.

Harga Tiket Masuk Telaga Biru - Situ Cicerem
Harga Tempat Parkir Telaga Biru
Harga Wahana Telaga Biru

Saran

Jika teman-teman memiliki kritik dan saran silahkan bisa hubungi kami pada halaman KONTAK. Kami juga berharap teman-teman dapat berpartisipasi dalam membangun website ini. Terakhir, kami meminta maaf jika dalam website Ide Bebas terdapat banyak kekurangan. Terima kasih sudah mengunjungi website ini, semoga dapat bermanfaat.

PAHAMI SETIAP KATA DAN TEMUKAN RAHASIA DI DALAMNYA…

Tags
ZigerWix
ZigerWix Hanya ada satu hal di dunia ini yang benar-benar bebas. yaitu "PEMIKIRAN"
Leave Comment
  1. 1

    Kata Rita

    Keren 👌

    Balas
    1. 1

      ZigerWix

      terima kasih 🙂

      Balas

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *