Home>PENGETAHUAN>Pengertian Angin dan Jenis Angin, Lengkap!
Pengertian Angin
PENGETAHUAN

Pengertian Angin dan Jenis Angin, Lengkap!

Udara yang ada di bumi tidaklah diam melainkan terus melakukan dinamikanya. Ada banyak hal yang mengakibatkan udara di bumi ini selalu bergerak, pun dengan jenisnya yang beragam. Berikut penjelasan mengenai pergerakan udara (angin). – Pengertian Angin.

Pengertian Angin

Angin merupakan udara yang bergerak (aliran udara dari satu tempat ke tempat lainnya). Pergerakan angin dari daerah yang bertekanan tinggi ke daerah yang bertekanan rendah. Sebaliknya, angin bergerak dari daerah dengan suhu yang rendah ke daerah yang suhunya tinggi. Arah angin bisa ditentukan dengan menggunakan derajat, 00 atau 3600 menunjukan arah utara, 2700 menunjukan arah barat, 900 menunjukan arah timur dan 1800 menunjukan arah selatan. Instrumen pengukur kecepatan dan arah angin disebut anemometer dan catatannya disebut anemogram.

Jenis Angin

Setelah membahas tentang pengertian angin, mari kita bahas tentang jenis-jenis angin. Ada berbagai jenis angin yaitu angin tetap, angin muson, angin darat, angin laut, angin lembah, angin gunung, dan angin fohn.

Angin Muson

Angin muson diisebut juga sebagai angin musim karena pergerakan angin ini yang terjadi dalam periode waktu tertentu. Angin muson terdiri dari dua jenis yaitu muson barat dan muson timur. Muson Barat terjadi pada bulan oktober-april dan berhembus dari Benua Asia menuju Benua Australia. Angin Muson Barat menyebabkan indonesia dilanda musim hujan. Muson Timur berhembus dari Benua Australia ke Benua Asia. Angin ini bersifat kering karena berasal dari gurun pasir di Australia, sehingga mengakibatkan wilayah Indonesia dilanda musim kemarau. Walaupun angin ini kering, setelah melewati samudera hindia sifatnya akan berubah menjadi basah. – Pengertian Angin.

Angin Pasat

Angin pasat merupakan angin yang berhembus secara terus menerus dari daerah maksimum subtropik ke daerah minimum khatulistiwa. Angin pasat timur laut terjadi di belahan bumi utara dan angin pasat tenggara terjadi di bagian bumi selatan. Hal tersebut dipengaruhi karena adanya rotasi bumi.

Angin Anti Pasat

Angin anti pasat merupakan kembalinya angin pasat. Udara yang naik ke daerah khatulistiwa, setelah sampai di atas kemudian mengalir ke arah kutub dan turun di daerah subtropik.- Pengertian Angin.

Angin Barat

Angin barat adalah angin yang berhembus dari arah barat bumi sepanjang tahun. Sifatnya adalah stabil karena biasanya melewati di wilayah 40°LS–60°LS. Pengaruh untuk bumi sebelah utara tidak terlalu signifikan. Sedangkan untuk bumi sebelah selatan sangat tinggi dampaknya. Bahkan kita sering mendengar kapal tenggelam karena pengaruh angin barat.

Angin Timur

Angin timur adalah angin yang berhembus dari wilayah bertekanan tinggi (kutub) ke tempat bertekanan rendah atau daerah minimum subpolar (60° LU/LS). Sifat dari angin ini adalah dingin karena berasal dari kutub.- Pengertian Angin.

Angin Fohn

Angin fohn terjadi karena udara yang mengandung uap air membentur pegunungan atau gunung yang tinggi sehingga naik. Semakin ke atas, suhu semakin dingin dan terjadilah kondensasi yang selanjutnya terbentuk titik-titik air.

Titik-titik air itu kemudian jatuh sebagai hujan sebelum mencapai puncak pada lereng pertama. Angin ini terus bergerak menuju puncak, kemudian menuruni lereng berikutnya sampai ke lembah. Karena sudah menjatuhkan hujan maka angin yang menuruni lereng ini bersifat kering. Akibat cepatnya gerakan menuruni lereng, angin menjadi panas sehingga angin fohn memiliki sifat menurun, kering, dan panas. Sifat angin fohn tersebut tidak menguntungkan bagi pertanian karena dapat melayukan tanaman.

Angin Fohn

Contoh angin fohn di Indonesia antara lain angin Bohorok di Deli, angin Kumbang di Cirebon, angin Gending di Pasuruan, angin Brubu di Ujungpandang, dan angin Wambrau di Biak. – Pengertian Angin.

Angin Darat

Merupakan angin yang berhembus dari darat ke lautan. Angin darat terjadi karena adanya perbedaan suhu antara daratan dan lautan. Dimana suhu di darat lebih rendah dibandingkan dengan suhu di lautan. Daratan memiliki sifat mudah menerima panas dan mudah melepaskan panas. Ketika siang hari, daratan dan lautan disinari oleh matahari. Saat sore-malam datang, suhu di daratan akan cepat turun, seperti sifatnya. Sedangkan suhu dilautan masih hangat. Inilah perbedaan suhu yang dimaksud, dimana angin akan berhembus dari daerah bersuhu rendah ke daerah bersuhu tinggi. Angin ini biasa dimanfaatkan oleh para nelayan untuk berangkat mencari ikan. – Pengertian Angin.

Dari Darat ke Laut

Angin Laut

Merupakan angin yang berhembus dari laut ke daratan. Angin ini biasanya terjadi pada pagi-siang hari, dimana matahari sudah memancarkan sinarnya. Ketika matahari memancarkan panas ke bumi, maka yang akan mengalami peningkatan suhu adalah daratan terlebih dahulu. Sehingga suhu di daratan menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan suhu dilautan. Oleh sebab itu terjadilah peristiwa angin laut yang biasa digunakan oleh para nelayan untuk pulang.

Pengertian Angin Laut

Angin Gunung

Ketika sore-malam hari daerah lembah akan memiliki suhu yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan daerah gunung. Oleh sebab itu terjadilah angin gunung, yaitu angin yang berhembus dari gunung menuju lembah.

Dari Gunung ke Lembah

Angin Lembah

Pada pagi-siang hari, daerah gunung lebih cepat menerima panas. Sehingga suhu di gunung lebih tinggi jika dibandingkan dengan suhu daerah lembah. Oleh sebab itu, angin akan berhembus dari lembah menuju gunung. – Pengertian Angin.

Pengertian Angin Lembah

Angin Siklon

Angin siklon yaitu angin yang berhembus menuju tekanan udara yang minimum, dibelahan bumi utara yang bergerak dengan arah berlawanan jarum jam dan belahan bumi selatan bergerak dengan searah jarum jam. Angin siklon mempunyai kecepatan yang sangat kuat sehingga sifatnya merusak.

Angin Antisiklon

Angin antisiklon yaitu angin yang meninggalkan daerah bertekanan maksimum, di belahan bumu utara bergerak dengan arah searah jarum jam dan di belahan bumi selatan bergerak dengan arah berlawanan dengan jarum jam. Berbeda dengan angin siklon, daerang berangin antisiklon cenderung cerah dan tidak berawan. – Pengertian Angin.

Sifat Angin

Agar dapat memahami tentang angin, sebaiknya ingat dua sifat angin berikut.
1. Angin berhembus dari daerah bertekanan tinggi menuju daerah bertekanan rendah.
2. Angin berhembus dari daerah bersuhu dingin menuju daerah bersuhu panas.

Pemahaman yang mendalam terhadap sifat angin akan memberikan kemudahan dalam mempelajari jenis-jenis angin. Terutama kedua sifat angin diatas yang sering menjadi patokan dalam menentukan arah angin. Dengan menentukan arah angin, setidaknya kita dapat mengidentifikasi beberapa jenis angin seperti angin darat, angin laut, angin lembah dan angin gunung. Kedua sifat tersebut sebenarnya sangat mudah dipahami karena hanya menggunakan dua parameter saja, yaitu suhu udara dan tekanan udara. Oleh sebab itu, pahami terlebih dahulu kedua sifat angin tersebut agar memudahkan pemahaman pada tinggal berikutnya.

Saran

Jika teman-teman memiliki kritik dan saran silahkan bisa hubungi kami pada halaman KONTAK. Kami juga berharap teman-teman dapat berpartisipasi dalam membangun website ini. Terakhir, kami meminta maaf jika dalam website Ide Bebas terdapat banyak kekurangan. Terima kasih sudah mengunjungi website ini, semoga dapat bermanfaat.

PAHAMI SETIAP KATA DAN TEMUKAN RAHASIA DI DALAMNYA…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *