Home>JELAJAH>Palutungan – Curug Putri yang Menenangkan
Curug Putri Palutungan
JELAJAH

Palutungan – Curug Putri yang Menenangkan

Entah berapa kali aku mengunjungi tempat wisata ini, yang jelas palutungan adalah tempat terbaik bagiku untuk menenangkan diri. Bisa dikatakan bahwa tempat ini adalah tempat wisata di kuningan yang pertama kali aku kunjungi. Awal mula aku mengenal tempat wisata kuningan yang lain, berasal dari sini. Maka dari itu, tempat yang identik dengan curug putri ini merupakan salah satu tempat yang paling berkesan dalam cerita penjelajahanku. Oleh sebab itu, aku merasa bersalah ketika tempat-tempat wisata lain sudah kuabadikan dalam website ini, namun tempat ini belum sempat kuceritakan.

Tempat Wisata Pertama

Pertama kali dalam penjelajahanku mengunjungi tempat wisata di kuningan adalah di palutungan. Aku sendiri lupa kapan tepatnya aku kesini untuk pertama kali, namun sepertinya itu terjadi ketika aku masih kelas X SMA sekitar tahun 2011. Setelah mengetahui keindahan tempat ini, aku sering mengunjunginya jika libur sekolah. Entah mengapa, ketika aku berada disini terasa begitu nyaman. Udara khas pegunungan dan hutan pinus yang menghiasi tempat ini membuat hati tak ingin pergi. Ditambah curug putri yang menggoda, seakan menimbulkan energi yang menahan jiwa.

Jalan Menuju Palutungan

Terakhir kali aku ke palutungan bersama eca pada tahun 2019, sebelum akhirnya pada tahun 2020 terjadi pandemi covid19 yang membuat petualanganku sempat terhenti. Pada libur kerja kemarin, rencananya aku ingin mengunjungi curug landung (walaupun gagal) yang letaknya tidak jauh dari curug putri. Namun diluar dugaan, ternyata saat itu curug landung dan curug putri sedang didatangi oleh banyak pengunjung. Oleh karena itu aku dan eca mengurungkan niat untuk pergi kesana dan memilih tempat wisata lain, yaitu sukageuri view.

Jembatan Hijau

Saat ini pun aku ingin sekali mengunjungi palutungan lagi, menikmati ketenangan curug putri dan hutan pinusnya. Ketika ada waktu luang dan libur kerja, aku pasti akan kesana. Mungkin mengambil cuti adalah jalan terbaik, agar aku tidak menemukan banyak pengunjung ketika hari libur. Setelah hampir satu tahun tidak mengunjungi tempat wisata ini, aku merasakan rindu. Rindu dengan gemercik curug putri, rindu dengan desiran angin yang menerpa pohon pinus, rindu untuk menghirup udara segar serta menikmati hamparan bumi ini dari ketinggian, dan rindu untuk menikmati ketenangan alam. Aku pasti akan kesana lagi.

Air yang Jernih dan Bersahabat

Hutan Pinus Palutungan

Rindangnya hutan pinus palutungan memang begitu menawan, aku kira semua orang yang pernah kesini akan setuju itu. Rimbunnya pinus yang luas dan batangnya yang tinggi, sangat khas dengan keadaan wilayah pegunungan. Tempat yang bersih dan rumput yang terurus, membuat pengunjung betah berlama-lama. Bahkan pengunjung dapat bermalam disini dengan mendirikan tenda di tempat yang sudah disediakan. Oleh sebab itu, tempat ini juga disebut Bumi Perkemahan (Buper) Palutungan. Sayang, aku belum pernah menikmati perkemahan disini. Mungkin suatu saat nanti aku akan mencobanya.

Hutan Pinus Palutungan

Pengunjung yang berkemah disini tidak perlu khawatir dengan perbekalan, karena diantara rimbunnya pohon pinus terdapat jejeran warung. Memang warung-warung ini tidak menyediakan bahan-bahan masakan, tapi banyak jajanan yang bisa digunakan untuk mengganjal perut. Persediaan airpun sangat melimpah disini, jadi tidak perlu khawatir akan kehabisan air. Bila beruntung, pengunjung bisa menikmati kabut gunung yang sangat menyejukan diantara pepohonan pinus. Bayangkan jika menikmati pagi di kaki gunung ciremai dengan ditemani kabut dan disajikan hamparan bumi yang memanjakan mata. Dilengkapi dengan gagahnya gunung ciremai sebagai background, sungguh komplit keindahan disini.

Rimbunnya Hutan Pinus
Panorama Hutan Pinus Palutungan

Curug Putri – Palutungan

Hal lain yang identik dengan pegunungan adalah air terjun atau curug. Palutungan memiliki curug putri yang menawan. Memiliki ketinggian sekitar 15 meter, curug ini sangat bersahabat. Airnya yang jernih dan tenang, membuat banyak pengunjung tergoda untuk mandi disini. Kedalaman sungainya pun tidak terlalu dalam, hanya sekitar 1 meter saja (tepat dibawah curug). Deras airnya yang bersahabat membuat anak-anak bisa aman berenang disini, tentu saja dengan pengawasan orang tua. Aku sendiri belum merasakan berenang disini, paling hanya bermain-main dengan airnya saja. Sebab, aku tidak pernah membawa baju ganti ketika mengunjungi tempat ini. Sangat disayangkan memang, melewati segarnya air curug putri yang membangkitkan semangat.

Air Terjun Palutungan

Curug putri dikelilingi dengan dinding-dinding tebing yang indah, pengunjung biasa menggunakannya untuk bersuafoto. Warna hijau yang mendominasi dan pantulan cahaya matahari yang tertutupi oleh pohon pinus merupakan perpaduan yang sangat serasi. Terkadang suara dahan pohon yang saling beradu membuat suara decitan yang sangat alami. Aku tak akan bisa menggambarkan keasrian yang sangat harmonis yang tercipta di curug putri, sekalipun dengan tulisan deskripsi yang sangat panjang. Oleh sebab itu jika benar-benar ingin menikmati keindahannya, silahkan datang di tempat wisata palutungan. Aku jamin, tak akan ada penyesalan untuk mengunjungi tempat ini.

Air Jernih Curug Putri
Ketenangan Curug Putri

Harga Tiket Masuk Palutungan

Daftar harga ini ditulis pada tahun 2019, sehingga bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan yang berlaku.

  • Tiket masuk: Rp.15.000/orang.
  • Parkir: Rp.3.000/motor dan Rp.5.000/mobil.
  • Toilet: Rp.2.000/orang.
  • Curug Putri: Gratis.
  • Kemping: Gratis (include tiket masuk).

Lokasi

Tempat wisata palutungan berada di Jalan Palutungan Desa Cisantana Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Saran

Jika teman-teman memiliki kritik dan saran silahkan bisa hubungi kami pada halaman KONTAK. Kami juga berharap teman-teman dapat berpartisipasi dalam membangun website ini. Terakhir, kami meminta maaf jika dalam website Ide Bebas terdapat banyak kekurangan. Terima kasih sudah mengunjungi website ini, semoga dapat bermanfaat.

PAHAMI SETIAP KATA DAN TEMUKAN RAHASIA DI DALAMNYA…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *