Konsep Geografi, Pengertian untuk Pemula

April 16, 2019 No Comments PENGETAHUAN ZigerWix

Merupakan unsur penting dalam memahami fenomena atau kejadian geografi. Penjabaran konsep geografi selalu berkaitan dengan penyebaran relasi, fungsi, bentuk, dan proses yang terjadi. Konsep esensial geografi mencakup konsep lokasi, jarak, keterjangkauan, morfologi, aglomerasi, nilai kegunaan, pola, deferensiasi areal, interaksi, dan keterkaitan keruangan. Berikut penjelasannya:

Lokasi – Konsep Geografi

Konsep geografi. – Lokasi atau letak merupakan konsep utama yang sejak awal pertumbuhan geografi telah menjadi ciri khusus ilmu atau pengetahuan geografi. ini berarti konsep lokasi merupakan jawaban atas pertanyaan pertama dalam geografi, yaitu dimana (where).

1) Absolut

Lokasi absolut menunjukan letak yang tetap terhadap sistem grid (kisi-kisi) atau koordinat. Lokasi absolut bersifat tetap, tidak berubah. Untuk menentukan lokasi absolut dimuka bumi, digunakan sistem koordinat garis lintang dan bujur yang biasa disebut letak astronomis.

2) Relatif

Lokasi relatif lebih penting artinya dan lebih banyak dikaji dalam geografi serta lazim disebut sebagai letak geografis. Lokasi relatif bersifat tidak tetap, artinya berubah-ubah berkaitan dengan keadaan sekitar.

Jarak

Konsep jarak menunjukan jarak antara suatu wilayah dengan wilayah lainnya. dan memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial, ekonomi, ataupun kepentingan pertahanan.

Jarak mempunyai faktor pembatas yang bersifat alami, meskipun arti pentingnya bersifat relatif sejalan dengan kemajuan kehidupan dan teknologi. Jarak berkaitan erat dengan lokasi dan upaya pemenuhan kebutuhan atau keperluan pokok kehidupan. seperti air, tanah yang subur, dan pusat pelayanan.

dapat dinyatakan dengan ukuran jarak lurus, di udara yang mudah diukur dengan peta (dengan memperhatikan skala peta). Namun, dapat pula dinyatakan sebagai jarak tempuh, baik yang berkaitan dengan waktu perjalanan yang diperlukan maupun dengan satuan biaya angkutan. Sejalan dengan kemajuan teknologi serta upaya efisiensi. jarak tempuh dan biaya angkutan antara dua tempat yang berjauhan berubah dari waktu ke waktu.

Jika awalnya jarak yang ditempuh berhari-hari dengan berjalan kaki. dapat ditempuh dalam waktu beberapa jam dengan kendaraan bermotor atau kereta api. Selanjutnya ditempuh dalam waktu beberapa menit dengan menggunakan kapal terbang.

Keterjangkauan

Konsep geografi. – Keterjangkauan (accesbility) tidak selalu berkaitan dengan jarak. tetapi lebih berkaitan dengan kndisi tempat atau ada tidaknya sarana angkutan dan komunikasi yang dapat dipakai. Suatu tempat dapat dikatakan terasing atau terisolasi jika tempat tersebut sukar dijangkau (dengan saranan komunikasi atau angkutan) dari tempat lain. Meskipun tempat itu tidak jauh dari tempat lain. Rintangan yang hanya berupa rangkaian pegunungan, hutan, rawa, atau gurun pasir merupakan penyebab suatu tempat kurang dapat dijangkau.

Ada faktor lain yang menyebabkan kurang terjangkaunya suatu tempat, antara lain: faktor sosial. yang berupa bahasa, adat istiadat, serta sikap penduduk yang berlainan (mencurigai setiap orang asing sebagai musuh).

Keterjangkauan suatu saat dapat menalami perubahan karena adanya perkembangan perekonomian dan perkembangan teknologi. Sebaliknya, tempat yang keterjangkauannya sangat rendah sulit mencapai kemjuan dan pengembangan perekonomiannya.

Pola – Konsep Geografi

Geografi mempelajari pola-pola, bentuk, dan persebaran fenomena di permukaan bumi. Geografi juga berusaha memahami makna dan pola-pola tersebut serta berusaha untuk memanfaatkannya.

pemukiman kota

Pola berkaitan dengan susunan, bentuk dan persebaran fenomena dalam ruang muka bumi. Fenomena yang dipelajari adalah fenomena alami. yaitu aliran sungai, persebaran vegetasi, jenis tanah dan fenomena sosial seperti persebaran penduduk, mata pencaharian, dan permukiman.

Morfologi

Konsep geografi. – Morfologi adalah gambaran tentang bentuk permukaan bumi. yang disebabkan oleh proses dari dalam bumi (endogen) dan proses yang terjadi di luar bumi (eksogen). Proses endogen meliputi: lipatan, gerakan lempeng kerak bumi. Sedangkan proses eksogen meliputi: angin, panas matahari, pelapukan, abrasi, erosi, pengelupasan, dan pengendapan.

Konsep morfologi ini memiliki pengaruh yang besar terhadap upaya manusia dalam memanfaatkan alam. Manusia biasanya menempati daerah yang relatif datar dengan kondisi tanah yang subur dan keadaan airnya cukup bagus. karena cocok untuk lahan pertanian dan lebih mudah membangun pola hubungan dengan wilayah sekitarnya. Sebaliknya, wilayah yang merupakan dataran tinggi dan pegunungan memiliki daya keterjangkauan yang relatif terbatas.

Baca Juga:  Pengertian Pelapukan dan Jenisnya

Aglomerasi (menggerombol)

Aglomerasi adalah kecenderungan persebaran yang bersifat mengelompok pada suatu wilayah yang relatif sempit dan paling menguntungkan.

Penduduk perkotaan cenderung tinggal mengelompok pada tingkat sosial yang sejenis sehingga timbul daerah permukiman elit. daerah tempat tinggal para pedagang yang selanjutnya dikenal dengan nama segregasi. Selain itu, masih pula terdapat daerah permukiman kumuh dan perumahan sederhana.

Di pedesaan yang masih agraris, penduduk cenderung menggerombol di tanah datar yang subur dan membentuk pedusunan atau pedesaan. Makin subur tanah makin luas dataran, makin besar desa dan penduduknya. Sebaliknya, makin terbatas tanah datar dan juga kurang subur, gerombolan bentuk desa makin kecil dan terpencar.

Kegunaan – Konsep Geografi

Konsep geografi. – Nilai kegunaan berkaitan dengan nilai guna suatu wilayah. Setiap wilayah memiliki nilai kegunaan berbeda yang dapat dikembangkan menjadi potensi yang menunjang perkembangan suatu wilayah. Nilai kegunaan fenomena atau sumber-sumber di muka bumi ini bersifat relatif, tidak sama bagi setiap orang atau golongan penduduk.

Daerah pantai berpasir yang landai dengan perairan yang jernih belum tentu memiliki kegunaan yang besar bagi penduduk setempat. Apalagi jika kehidupan penduduk tersebut berorientasi pada pemanfaatan sumber-sumber di daratan dan banyak jalan darat dapat ditempuh. Sebaliknya, bagi masyarakat kota yang hidupnya berkecukupan, daerah pantai bagi sebagian orang memiliki nilai tinggi, yaitu sebagai tempat rekreasi.

Interaksi dan Interdependensi

Interaksi adalah hubungan secara timbal balik antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya. atau antara objek satu dengan objek yang lainnya. Interdependensi adalah hubungan saling ketergantungan antara yang satu dengan yang lainnya.

Konsep interaksi dan interdependensi menunjukan keterkaitan dan ketergantungan suatu daerah dengan daerah lain. Interaksi merupakan peristiwa saling mempengaruhi objek atau tempat yang satu dan yang lainnya. Setiap tempat mengembangkan potensi sumber dan kebutuhan yang tidak selalu sama dengan apa yang ada di tempat lain. sehingga senantiasa terjadi interaksi atau bahkan interdependensi antara yang satu dengan yang lainnya.

Diferensiasi Area

Konsep geografi. – Diferensiasi area menunjukan bahwa setiap daerah memiliki perbedaan dengan wilayah lainnya baik kehidupan penduduknya maupun kondisi alamnya.

Perbedaan tersebut dapat dilihat dari kebiasaan dan budaya penduduknya, keadaan iklimnya, tanah, perairan, tumbuh-tumbuhan, dan alam lingkungan secara keseluruhan. artinya, diferensiasi area berhubungan dengan perbedaan corak antar wilayah dipermukaan bumi. dengan corak tertentu yang dapat dibedakan dengan wilayah lain sebagai region. Dengan adanya diferensiasi area akan mendorong interaksi antar tempat dalam bentuk mobilisasi penduduk dan pertukaran barang atau jasa.

Keterkaitan Ruangan – Konsep Geografi

Keterkaitan ruangan atau asosiasi keruangan menunjukan derajat keterkaitan persebaran suatu fenomena dengan fenomena yang lain di suatu tempat atau ruangan. baik yang menyangkut fenomena alam dan tumbuhan, maupun sosial. Perbedaan potensi wilayah mendorong terjadinya interaksi antar wilayah berupa pertukaran barang, manusia, ataupun budaya.

Suatu wilayah dapat berkembang karena adanya hubungan dengan wilayah lain. atau adanya saling keterkaitan antar wilayah dalam memenuhi kebutuhan dan sosial penduduknya. Contoh: jika dikaji melalui peta, terdapat konservasi spasial (keterkaitan wilayah) antara wilayah A,B,C dan D.

Saran

Jika teman-teman memiliki kritik dan saran silahkan bisa hubungi kami pada halaman KONTAK. Kami juga berharap teman-teman dapat berpartisipasi dalam membangun website ini. Terakhir, kami meminta maaf jika dalam website Ide Bebas terdapat banyak kekurangan. Terima kasih sudah mengunjungi website ini, semoga dapat bermanfaat.

PAHAMI SETIAP KATA DAN TEMUKAN RAHASIA DI DALAMNYA…

ZigerWix
ZigerWix Hanya ada satu hal di dunia ini yang benar-benar bebas. yaitu "PEMIKIRAN"

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *