Infrastruktur Kokoh untuk Membangun Negeri

Pembangunan infrastruktur di Indonesia terus dilakukan untuk memberikan dampak baik bagi seluruh masyarakat. Salah satu tujuan pembangunan tersebut adalah untuk membuat masyarakat merasakan kemudahan dalam mendapatkan akses publik. Bukan hanya sebatas itu, agenda pembangunan ini juga diharapkan mampu memberikan keadilan dalam menyediakan fasilitas yang layak kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di pelosok Indonesia. Maka dari itu, betapa pentingnya pembangunan ini untuk membangun negeri.

Pembangunan Infrastruktur Indonesia

Pembangunan Infrastruktur merupakan salah satu fokus Pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat. Sebab dampak dari pembangunan ini akan terasa langsung oleh masyarakat sehingga dapat memudahkan semua kegiatan masyarakat terutama di segi ekonomi. Walaupun pada tahun 2020 Indonesia sempat tumbang karena pandemi covid-19, namun hal tersebut tidak menyurutkan niat Pemerintah untuk terus melakukan pembangunan di berbagai wilayah.

Pemerataan Infrastruktur

Hasilnya, target pembangunan di tahun 2021 dapat berjalan dengan lancar dan bahkan ada beberapa diantaranya yang sudah selesai. Beberapa target dan pencapaian pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintah di tahun 2021, antara lain sebagai berikut.

  • Pembangunan 18 bendungan di berbagai wilayah Indonesia untuk memberikan kesejahteraan para petani. Proyek pembangunan bendungan ini, ditargetkan selesai pada tahun 2024 mendatang. Bahkan, beberapa diantaranya sudah terselesaikan di tahun 2021. Tujuan dari pembangunan bendungan ini dimaksudkan agar Indonesia berdaulat di bidang pangan.
  • Peresmian 17 ruas jalan tol untuk akses dan konektivitas yang lebih baik di berbagai wilayah. Selain dapat memudahkan konektivitas antar wilayah, pembangunan infrastruktur tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan investasi, efisiensi biaya logistik, dan menciptakan lapangan pekerjaan. Ruas tol tersebut berada di tiga wilayah, yaitu Tol Jabodetabek, Tol Non-Trans, dan Tol Trans-Sumatera.
  • Peresmian bandara di beberapa wilayah strategis dan pelosok. Selain untuk memudahkan mobilitas masyarakat di wilayah terpencil, bandara yang dibangun di wilayah strategis juga dapat meningkatkan penghasilan daerah setempat melalui sektor wisata. Bandara tersebut antara lain Bandara Toraja dan Bandara Pantar yang diresmikan beberapa bulan lalu.
  • Merger BUMN Pelindo I, II, III, dan IV menjadi Pelindo Bersatu sehingga membuat peningkatan pembangunan infrastruktur di segi kepelabuhanan. Pembangunan di segi kepelabuhanan ini bertujuan agar akses laut di seluruh wilayah Nasional maupun Internasional menjadi lebih efektif dan efisien.

Selain contoh di atas, masih banyak pembangunan yang terselesaikan dan berjalan dengan baik di tahun 2021 ini. Bahkan pemerataan infrastruktur untuk membangun negeri, kini sudah hampir merata. Semoga semua target pembangunan tersebut dapat terselesaikan tanpa adanya hambatan yang berarti.

Infrastruktur Kokoh dari Semen Tonasa

Di dalam sebuah negara maju tentu terdapat sarana dan prasarana yang sangat baik, terutama untuk pelayanan publik. Sebab segala hal yang berhubungan dengan publik akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari negara. Maka dari itu, semua pembangunan infrastruktur harus diperhitungkan dengan cermat.

Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam membuat sarana dan prasarana publik adalah bahan bangunan yang kokoh. Bayangkan saja jika sarana publik seperti jembatan dibuat dengan bahan bangunan yang tidak berkualitas, maka jembatan tersebut akan rapuh dan cepat runtuh. Maka dari itu, bahan bangunan yang digunakan untuk membuat infrastruktur haruslah memiliki kualitas yang baik.

Bahan Infrastruktur Semen

Salah satu bahan bangunan yang memegang peran penting untuk membuat bangunan yang kokoh adalah semen. Bukan hanya untuk merekatkan komponen satu dengan yang lainnya, lebih dari itu, semen akan membuat sebuah bangunan menjadi kokoh dan tegak berdiri dengan gagahnya. Oleh karena itu, semen yang digunakan untuk membuat bangunan harus memiliki kualitas yang baik.

Di Indonesia terdapat produsen semen terkemuka yang memiliki produk berkualitas dan sudah mendunia, yaitu PT. Semen Tonasa. Kiprahnya dalam menyediakan bahan konstruksi berupa semen, tidak dapat dipandang sebelah mata. Kualitas Semen Tonasa sudah terbukti sangat baik untuk pembuatan sebuah konstruksi karena telah digunakan dalam pembangunan berbagai macam infrastruktur di Indonesia seperti jalan raya, jembatan, gedung, pelabuhan, dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Penginapan Bandung yang Recomended: Rumah Oma Opa

Kiprah Semen Tonasa

PT. Semen Tonasa merupakan perusahaan semen pertama dan tertua di wilayah timur Indonesia. Hal ini membuat kiprah Semen Tonasa sudah melanglang buana sehingga banyak dipercaya untuk membuat konstruksi berskala nasional.

Ada tiga jenis semen yang diproduksi oleh PT. Semen Tonasa, yaitu Portland Composite Cement (PCC), Ordinary Portland Cement (OPC), dan Portland Pozzoland Cement (PPC). Ketiga jenis tersebut memiliki perbedaan berdasarkan tempat dimana bangunan akan dibuat.

Semen Tonasa

Jenis PCC sangat cocok digunakan untuk konstruksi beton umum, pasangan batu bata, plesteran dan acian, jalan, pagar dinding. Biasanya jenis ini banyak digunakan untuk membangun infrastruktur seperti jalan raya, perumahan, dan sebagainya. Jenis OPC digunakan untuk membangun gedung bertingkat, jembatan, dan sebagainya. Sedangkan jenis PPC digunakan khusus untuk bangunan yang bersentuhan dengan air laut.

Saat ini, 53 tahun sudah Semen Tonasa berkiprah dan banyak menghasilkan bangunan berskala nasional yang digunakan untuk melayani masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa membangun negeri dengan membuat sarana dan prasarana publik yang kokoh, bukan hanya isapan jempol belaka. PT. Semen Tonasa sudah menunjukan kepada dunia bahwa produk lokal anak bangsa bisa memiliki kualitas yang mumpuni. Semua ini tak lepas dari komitmen dan integritas yang selalu dijaga oleh PT. Semen Tonasa.

Infrastruktur yang Dibangun Menggunakan Semen Tonasa

Sampai saat ini sudah banyak infrastruktur vital berskala lokal dan nasional yang dibuat oleh Semen Tonasa. Pembangunan tersebut sangat memudahkan akses penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain. Berikut ini beberapa bangunan berskala lokal dan nasional yang dibangun dengan menggunakan Semen Tonasa.

Bendungan Balambano

Bendungan yang digunakan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) ini mulai beroperasi pada tahun 1999. PLTA Balambano memiliki kapasitas 110 Megawatt dengan menggunakan turbin sebagai penghasil tenaga listrik. Menariknya, keseluruhan bendungan ini dibangun dengan menggunakan beton atau biasa disebut Roller-compacted concrete, dan hal tersebut merupakan yang pertama di Indonesia. Fakta menarik lainnya, Bendungan Balambano yang sekaligus menjadi PLTA, dibangun dengan menggunakan Semen Tonasa yang sudah terbukti kualitasnya.

Jalan Trans Sulawesi

Akses untuk moda transportasi darat merupakan infrastruktur yang sangat penting. Maka dari itu, jalan raya maupun rel kereta antar daerah terus dikebut, terutama akses jalan di daerah pelosok. Salah satu akses penting di Pulau Sulawesi adalah jalan Makassar-Parepare yang membentang hingga 155 KM. Bukan hanya itu, Semen Tonasa juga ikut andil dalam pembangunan jalan desa di Pulau Sulawesi sebagai bentuk program pemerintah. Khusus di Kabupaten Pangkep sendiri, total pembangunan jalan yang menggunakan Semen Tonasa sudah mencapai 350 KM pada tahun 2010 silam.

Jembatan Soekarno

Jembatan yang memiliki panjang 1.127 meter dan lebar 17 meter ini berhasil diresmikan pada tahun 2015 silam. Jembatan Soekarno memiliki kelebihan tersendiri karena pengguna yang berada di atasnya dapat melihat Kota Manado Tua dan gunung-gunung yang dikelilingi lautan. Proses pembangunan jembatan ini sempat terhenti selama 12 tahun karena struktur tanah yang unik sehingga membutuhkan penanganan khusus dalam pengerjaannya. Di sinilah Semen Tonasa berperan penting dalam pembangunan Jembatan Soekarno karena kualitasnya yang sangat baik.

Bandara Sultan Hasanuddin

Bandara Sultan Hasanuddin merupakan bandara internasional terbesar di Kawasan Indonesia Timur. Bisa dibilang bahwa bandara ini juga merupakan penghubung antara Indonesia Timur dan Indonesia Barat. Bandara yang ada di Sulawesi Selatan ini juga menggunakan Semen Tonasa dalam proses pembuatannya. Semen Tonasa berperan dalam pembangunan beberapa bagian bandara seperti tempat parkir pesawat (apron), landasan pacu (runway), terminal, dan taxiway. Hal ini membuktikan bahwa Semen Tonasa selalu menjadi pilihan untuk membuat bangunan yang kokoh.

Infrastruktur Lainnya

Sebenarnya masih banyak infrastruktur untuk membangun negeri yang dibuat dengan menggunakan peran Semen Tonasa. Seperti halnya pembangunan tapal di 14 Kecamatan di Kota Makassar, Pelabuhan, Masjid terapung, Menara Phinisi, Bypass Camaba, Underpass Mandai Makassar, Monumen Mandala Makassar, Bandara I Gusti Ngurah Rai, dan masih banyak lagi, semua itu dapat dibangun dengan kokoh menggunakan Semen Tonasa.

Tinggalkan komentar