Gedung DPR RI – Study Banding dan Jelajah Di Dalamnya

Juli 14, 2019 No Comments JELAJAH ZigerWix

Pada hari kamis, 11 Juli 2019. PT. Tujuh Ion Indonesia mengadakan Study Banding ke gedung DPR RI. Rencana awal, kami akan mengunjungi tiga gedung (DPR, MPR, DPD). Namun karena waktu yang tidak memungkinkan, maka dari itu, study banding kami fokuskan ke gedung DPR RI. Meskipun ada sedikit hal diluar dugaan, namun kami berhasil mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat. Kami juga dapat melihat ke dalam gedung Dewan Perwakilan Rakyat secara langsung.

Persiapan Ke Gedung DPR RI

Dengan persiapan seadanya, kami (panitia) merencanakan dan menyusun kegiatan ini dengan sangat detail dan maksimal. Karena kegiatan ini, bisa dibilang dadakan. Kebetulan, aku jadi panitia konsumsi. Sehingga segala kebutuhan konsumsi dari mulai, sarapan, minuman, hingga snack menjadi tanggung jawabku. Aku mempersiapkan semuanya dengan matang, begitupun dengan panitia lainnya.

Susunan acar sudah diperhitungkan, sampai sedetail mungkin. Namun, kami sebagai panitia tidak tahu kegiatan apa saja yang ada di gedung DPR RI nanti. Karena acara disana sudah menjadi tanggung jawab dari pihak DPR, dan yang nantinya membimbing kami adalah tour guide disana. Sehingga kami tidak mengetahui pasti susunan acara yang ada di gedung Dewan Perwakilan Rakyat tersebut.

Panitia Persiapan ke Gedung DPR RI
Panitia Persiapan

Dengan jangka waktu kurang dari seminggu, akhirnya kami sudah berhasil mempersiapkan segalanya. Hingga pada hari keberangkatan, kami pastikan tidak ada hal yang tertinggal. Kami berangkat dari kantor IndoWebsite sekitar pukul 08.00 WIB. Dengan menyewa satu bus untuk semua karyawan PT. Tujuh Ion Indonesia, yang sudah bersemangat.

Meeting Point
Meeting Point
Persiapan OTW Gedung DPR RI
Persiapan OTW

OTW Gedung DPR RI

Setelah semua siap, kami bergegas berangkat. Kami sengaja berangkat lebih awal, agar tidak terlambat. Karena ini adalah hal penting bagi kami, jadi kami tidak akan merusak acara ini dengan alasan terlambat. Diperjalanan semua terlihat senang dan bahagia, antusiasme dari karyawan PT. Tujuh Ion Indonesia sangat tinggi karena berkesempatan study banding di Gedung DPR RI. Hingga akhirnya kami sampai di daerah Jakarta, dan macet pun mulai terlihat di depan jalan.

OTW Gedung DPR RI
On The Way
Diperjalanan ke Gedung DPR RI
Diperjalanan

Sudah tak aneh lagi, macet di kota Jakarata. Hal ini menyita banyak waktu di perjalanan, untungnya kami sudah mengantisipasinya dengan jadwal keberangkatan yang lebih awal. Karena macet ini, kami sampai di Gedung DPR RI sekitar pukul 10:15 WIB.

Sampai Gedung DPR RI
Sampai di Kompleks Parlemen

Sambutan

Sesampainya di Gedung DPR RI, kami disambut oleh beberapa perwakilan dari anggota MPR. Selain itu, juga ada dua orang tour guide yang akan menemani perjalanan study banding kami. Salah satu perwakilan MPR yang menyambut kami adalah Bapak Oni Arief Benyamin. Beliau juga merupakan ketua penyelenggara study banding ini. Setelah penyambutan, kami dipersilahkan duduk di sebuah ruangan. Untuk menyampaikan prakata dari Bapak Oni Arief Benyamin, selaku ketua pada kegiatan ini.

Sambutan Bapak Oni Arief Benyamin
Sambutan Oleh Bapak Oni Arief Benyamin
Tempat Sambutan - Gedung DPR RI
Antusiasme Karyawan PT.Tujuh Ion Indonesia

Dalam sambutannya, Bapak Oni memberikan tiga poin yang akan dijelaskan. Yaitu tentang 4 Pilar MPR, Sejarah Gedung DPR RI, dan motivasi untuk kami.

4 Pilar MPR

Point pertama yang disampaikan oleh bapak Oni adalah mengenai 4 Pilar MPR. Menurutnya, 4 Pilar MPR ini juga adalah 4 Pilar milik bangsa Indonesia. Pilar dapat diartikan sebagai tiang, bisa juga diartikan sebagai pokok. 4 pokok inilah yang akan dijelaskan oleh bapak Oni, di gedung DPR RI ini.

Jika warga negara Indonesia memiliki 4 pokok ini, maka akan tercapainya sebuah satu kesatuan yang utuh. Selain itu, 4 pilar ini juga sangat penting. Karena di dalamnya terdapat nilai-nilai kesatuan dan tatanan dalam berbangsa dan bernegara. Berikut 4 pilar tersebut.

Pancasila

Pilar yang pertama adalah pancasila, merupakan ideologi bangsa Indonesia. Pancasila adalah anugerah terbesar untuk bangsa ini, yang harus kita jaga dan kita pertahankan. Semua nilai-nilai dari bangsa ini, ada di dalam pancasila. Namun begitu, sejak dulu hingga sekarang. Pancasila selalu mengalami dua persoalan. Yaitu perbedaan Penafsiran, dan perbedaan Penerapan.

Persoalan pertama adalah perbedaan penafsiran, Bapak Oni mencontohkan penafsiran pada sila pertama. Yaitu Ketuhanan yang Maha Esa. Menurutnya, kata tersebut tidak cocok, karena ‘Esa’ akan ada kelanjutannya. Seharusnya kata yang tepat adalah Ketuhanan yang Maha Tunggal, karena tunggal tidak seperti bilangan yang ada kelanjutannya.

Persoalan yang kedua adalah perbedaan penerapan. Jika banyak orang yang berpendapat bahwa pancasila seharusnya diterapkan pada anak-anak, maka berbeda dengan Bapak Oni. Beliau mengatakan bahwa, anak-anak tidak seharusnya dijejali oleh pelajaran untuk memahami pancasila. Karena kerangka berpikir anak, belum sampai untuk memahaminya. Menurutnya, orang-orang yang harus belajar pancasila adalah para pejabat tinggi yang ada di gedung DPR RI ini. Agar para pejabat lebih mencintai bangsa Indonesia, dan menanamkan nilai-nilai pancasila dalam berbangsa dan bernegara.

Undang-Undang Dasar 1945

Pilar yang kedua adalah, undang-undang dasar 1945. Dalam pilar ini, Bapak Oni menerangkan tentang pasal sakti. Namun, aku lupa pasal berapa yang dianggap sakti tersebut. Dalam pilar kedua ini, Bapak Oni tidak banyak menjelaskan.

Negara Kesatuan Republik Indonesia

Pada pilar ketiga, Bapak Oni juga tidak terlalu banyak menerangkan. Beliau hanya menyebutkan istilah NKRI harga mati. Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang harus kita jaga. Keberanian untuk mempertahankan dan memperjuangkan bangsa, walaupun nyawa taruhannya.

Bhinneka Tunggal Ika

Pilar yang terakhir adalah Bhinneka Tunggal Ika. Mengenai pengertian dari kalimat ini, Bapak Oni memiliki pendapat lain. Seringkali orang mengartikan, Bhinneka Tunggal Ika dengan arti: Berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Menurut beliau, Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap beda. Hanya saja, perbedaan tersebut dapat menyatu (bukan berarti sama). Ini seperti bangsa Indonesia yang memiliki banyak perbedaan, namun tetap menjadi satu kesatuan.

Sejarah Gedung DPR RI

Dalam menjelaskan sejarah Gedung DPR RI, Bapak Oni tidak menjelaskannya dengan detail. Beliau hanya menerangkan perbedaan nama gedung Nusantara, ada yang menyebutnya gedung kura-kura, dan sebagainya. Selain itu, beliau juga menerangkan bahwa di dalam kompleks parlemen ini terdapat beberapa gedung. Yaitu gedung Nusantara, gedung Nusantara I, gedung Nusantara II, gedung Nusantara III, gedung Nusantara IV, dan gedung Nusantara V.

Sejarah Gedung DPR RI

Saat menjelaskan tentang sejarah gedung ini, Bapak Oni juga sedikit bercerita tentang kejadian mistis yang dialami staff nya. Ada dua staff beliau, yang mengaku melihat makhluk halus. Makhluk yang dilihat oleh kedua staffnya tersebut, memiliki ciri-ciri yang sama. Yaitu wanita dengan rambut panjang, yang mengenakan daster berwarna merah. Namun, menanggapi hal tersebut, beliau tidak ambil pusing. “Biarkan saja dia disini, kita kan hidup berdampingan dengan mereka” katanya.

TIPS Menjadi Sukses – Bapak Oni Arief Benyamin

Hal terakhir yang diberikan Bapak Oni Arief Benyamin dalam sambutannya adalah motivasi untuk kami, ini sangat bermanfaat bagi kami. Beliau bercerita bahwa, untuk dapat sukses hanya perlu melakukan 4B. Formula 4B, beliau dapatkan sekitar 5 atau 6 tahun yang lalu, saat usianya menginjak umur 45 tahun. Menurutnya, formula 4B ini sangat ampuh dalam menjalani hidup ini. Berikut penjelasan tentang 4B, yang diberikan oleh Bapak Oni Arief Benyamin di gedung DPR RI ini.

Berkemampuan

Untuk menjadi orang sukses, hal yang pertama dimiliki adalah Berkemampuan. Dengan berkemampuan, uanglah yang akan mendatangi kita. Karena manusia yang berkemampuan, akan sangat dibutuhkan. Bagaimana jika kita belum berkemampuan? Maka kita harus berusaha untuk menjadi manusia yang memiliki kemampuan diatas orang lain. Jadi, jika kamu ingin sukses, berkemampuanlah.

Berhubungan Baik

Selanjutnya adalah, berhubungan baik. Berhubungan baik disini berarti, berhubungan baik degan Tuhan, dan dengan makhluk hidup lainnya. Buatlah sebuah hubungan yang harmonis dengan atasan, dengan bawahan, dan dengan rekan kerja. Dengan berhubungan baik, maka pintu kesuksesan akan terbuka lebar. Jangan berharap sukses jika kamu tidak berhubungan baik dengan sesama, Apalagi tidak berhubungan baik dengan Tuhan.

Bertanggung Jawab

Seseorang yang ingin sukses dalam hidupnya, harus bertanggung jawab. Bertanggung jawab atas diri sendiri, orang lain, dan bahkan pekerjaannya. Dalam hal bertanggung jawab, Bapak Oni mencontohkan seseorang yang ingin melakukan tes pekerjaan. Diibaratkan ada seseorang yang melamar pekerjaan. Dari 100 orang yang hadir, hanya ada satu orang saja yang akan diterima.

Baca Juga:  Waduk Malahayu - Menikmati Sunset Penuh Nilai dan Makna

Selama menuju ruang interview di kantor tempatnya melamar, dia melihat keran air yang menyala. Berbeda dengan pelamar lain yang mengabaikannya, ia berhenti sejenak untuk menutup keran air tersebut. Saat menaiki tangga, ia melihat lampu kantor yang masih menyala, padahal sudah siang hari. Ia pun langsung mencari saklar, dan mematikan lampu tersebut, hingga ia hampir terlambat sampai di ruang interview.

Setelah sampai di ruang interview, mereka duduk dan menunggu untuk di panggil satu persatu ke ruangan HRD. Setiap orang yang dipanggil, pasti keluar dalam waktu sekitar satu menit saja. Dia pun panik, karena ia baru pertama kalinya melamar pekerjaan. Hingga akhirnya ia pun di panggil, dan ternyata diluar dugaan. Ia diterima pada perusahaan tersebut tanpa berbicara apapun, sang HRD langsung menyerahkan surah kontrak kerja padanya. Ia pun bingung, karena tidak mengerti apa-apa.

Ternyata, perusahaan tersebut memasang cctv di kantornya. Mereka sengaja menyalakan keran air, menyalakan lampu dan sebaginya. Untuk menguji para calon karyawan tersebut, dan hanya satu yang menerapkan rasa tanggung jawab pada dirinya. Rasa tanggung jawab tersebut dibarengi oleh rasa memiliki yang kuat, sehingga kepedulian pun muncul. Orang-orang seperti ini yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut, bukan orang yang pintar namun memiliki tanggung jawab yang kecil.

Bekerja Keras

Yang terakhir adalah bekerja keras. Bekerja keras, erat kaitannya dengan berkemampuan. Karena seseorang yang tidak berkemampuan, namun memiliki sifat bekerja keras, akan mendapatkan kemampuannya. Karena dengan bekerja keras, manusia bisa meningkatkan kemampuan dalam dirinya. Dalam melakukan pekerjaan, orang yang bekerja keras juga akan terlihat menonjol. Asah terus kemampuan yang kita miliki dengan bekerja keras, dan pantang menyerah.

Jelajah Gedung DPR RI

Setalah sambutan dari Bapak Oni Arief Benyamin, acara selanjutnya adalah melihat seluruh bagian dari gedung DPR RI. Awalnya kami akan mengunjungi tiga tempat, yaitu gedung DPR RI, MPR RI, dan DPD. Namun, karena waktu yang tidak memungkinkan, maka kami hanya menjelajahi gedung DPR RI saja. Berikut ‘isi’ dari gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Jelajah Gedung DPR RI
Jelajah Gedung DPR RI

Pujasera Gedung DPR RI

Sebelum berjelajah, kami mengisi perut terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar tidak lesu saat menjelajahi gedung DPR RI ini. Didalam kompleks parlemen ini, terdapat pujasera yang cukup besar. Disana tempat makan para staff ataupun tamu yang mengunjungi kompleks parlemen. Makanan disini cukup komplit, dengan harga yang terjangkau tentunya. Jika kalian bermain ke komplek parlemen, sangat disarankan untuk mengunjungi pujasera ini.

Pujasera Gedung DPR RI
Pujasera
Pujasera Gedung DPR RI
Pujasera

Pujasera disana memiliki sistem yang unik, dimana terdapat warung yang berbeda-beda namun memiliki kasir yang sama. Jadi, untuk membayar makan atau minuman yang dipesan, para pemilik warung akan menyerahkan nota pada pembeli. Nota inilah, yang dibayarkan oleh pembeli ke kasir.

Gedung Nusantara, Nusantara 1 – 5

Setelah selesai makan, kami segera bergegas untuk melanjutakan penjelajahan. Tentu saja, hal pertama yang kami tuju adalah Gedung Nusantara yang sangat ikonik. Gedung Nusantara ini, lebih dikenal dengan sebutan gedung Kura-kura.

Gedung Nusantara

Beruntung bagi kami, karena saat itu tidak ada kegiatan di dalam gedung Nusantara. Sehingga kami dapat melihat ruangan di dalamnya, ruangan yang digunakan untuk sidang paripurna. Senang bisa melihat langsung tempat ini, kemewahan sangat terasa sekali. Semoga saja, kinerja wakil kita disini sebanding dengan kemewahan yang didapatkan.

Ruang Rapat Paripurna I
Ruang Rapat Paripurna I
Didalam Gedung Nusantara
Didalam Ruang Rapat Paripurna I

Dari gedung Nusantara, kami melanjutkan perjalanan ke gedung Nusantara I hingga gedung Nusantara V. Namun, dari kelima gedung tersebut, aku hanya bisa mengabadikan tiga gedung saja. Yaitu gedung Nusantara II, gedung Nusantara IV, dan Gedung Nusantara V.

Gedung Nusantara
Gedung Nusantara

Gedung Nusantara II
Gedung Nusantara II

Banyak hal dan pelajaran yang kami dapat di gedung Nusantara II, Nusantara IV, dan Nusantara V. Yang tidak mungkin dapat diceritakan pada postingan ini, karena terlalu panjang.

Gedung Nusantara IV
Gedung Nusantara IV
Gedung Nusantara V
Gedung Nusantara V

Perpustakaan MPR RI

Penjelajahan selanjutnya adalah perpustakaan MPR RI, tempat inilah yang merupakan tempat penyambutan kami. Dalam perpustakaan MPR RI ini, terdapat berbagai macam buku. Majalah dan kabar berita seputar parlemen pun banyak ditemui disini, komplit dari tahun ke tahun.

Rak Buku Gedung DPR RI

Terdapat juga lukisan-lukisan unik, yang menjadi perhatian mata ini. Ada sekitar lima lukisan, yang disusun secara berjajar. Kelima lukisan tersebut memiliki tema yang sama, yaitu burung garuda.

Lukisan di Gedung DPR RI
Lukisan dengan tema Burung Garuda

Didepan pintu perpustakaan, terdapat rak besar. Rak tersebut berisi piala-piala, dari mulai piala kecil hingga yang besar. Sepertinya piala-piala tersebut adalah penghargaan, atau sejenisnya.

Museum DPR RI

Tempat selanjutnya yang kami kunjungi adalah meseum DPR RI. Namun sayang, ketika kami kesitu, ternyata tempatnya tutup. Kami pun hanya bisa melihat-lihat disekitar museum. Ada 2 replika bangunan yang terdapat disana, dan ada sebuah batu tulis pengesahan.

Replika Bangunan
Replika Bangunan 1
Replika Tempat
Replika Bangunan 2
Museum Gedung DPR RI

Toko Cinderamata

Toko Cinderamata

Bagi para tamu yang datang ke gedung DPR RI, dan ingin membawa oleh-oleh, tidak perlu khawatir. Karena disini terdapat juga toko yang menjual oleh-oleh khas DPR, yang bisa dijadikan cinderamata. Terdapat berbagai macam produk, seperti baju, korek api, gantungan kunci, dan sebagainya. Tentu saja, semua produk tersebut diberi embel-embel DPR/MPR-DPD yang menjadi ciri khas nya.

Oleh oleh Gedung DPR
Oleh-oleh

Taman Plaza Depan

Dihalaman depan gedung DPR RI terdapat sebuah taman indah, yang dipenuhi dengan bunga-bunga. Bunga-bunga tersebut berwarna mencolok, yang didominasi dengan warna merah dan putih. Dengan rerumputan hijau sebagai backgroundnya, menambah keindahan taman ini. Jika diperhatikan pola bunga-bunga tersebut, seperti menunjukan sesuatu. Namun, entahlah, pola apa yang ingin ditunjukan.

Taman Di Depan Gedung DPR RI
Taman Plaza Depan
Taman Plaza Depan
Taman Plaza Depan Dilihat dari Atas

Air Mancur

Tepat disamping taman, ada sebuah kolam dengan air mancur yang menghiasi. Ditengah kolam tersebut, terdapat tiga tugu atau monumen. Yang jika dilihat sekilas seperti sebuah huruf, namun kita tidak mengetahui dengan pasti huruf apa itu. Menurut beberapa pihak, air mancur ini merupakan tempat sakral di komplek parlemen. Bahkan ada yang mengatakan, jika tidak ada air mancur ini, maka kesakralan gedung DPR RI juga akan hilang.

Iconic
Icon Air Mancur
Air Mancur
Air Mancur Gedung DPR RI

Terima Kasih

Study banding ke gedung DPR RI ini merupakan pengalaman berharga bagi kami, khususnya bagi aku. Karena ini adalah pengalaman pertamaku, mengunjungi tempat yang besar ini. Besar dalam arti yang luas, bukan hanya kemegahannya saja. Akan tetapi, juga besar dalam arti nilai yang terkandung didalamnya.

Terima kasih PT. Tujuh Ion Indonesia, yang sudah memberikan kesempatan berharga ini pada kami. Pengalaman ini akan kami jadikan pelajaran, yang akan kami gunakan kelak dimasa depan. Study banding ini, sangat memberikan wawasan dan pemahaman baru bagi kami. Juga dapat menambah semangat, untuk lebih giat lagi mencintai bangsa ini.

Bapak Oni Arief Benyamin
Terima Kasih Bapak Oni Arief Benyamin

Terima kasih juga kami ucapkan untuk Bapak Oni Arief Benyamin, yang telah memberikan segala wawasannya. Formula 4B (Berkemampuan, Berhubungan baik, Bertanggung jawab, Bekerja keras), akan coba kami terapkan dalam hidup ini. Pemahaman tentang 4 Pilar, juga akan coba kami sosialisasikan. Sejujurnya, 4 Pilar ini adalah pemahaman baru untukku. Ini adalah pengalaman yang tak akan terlupakan.

Kami (khususnya aku) juga ucapkan terima kasih pada semua pihak, yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Karena tanpa bantuan pihak-pihak lain, acara ini tidak akan berjalan dengan sukses.

Saran

Jika teman-teman memiliki kritik dan saran silahkan bisa hubungi kami pada halaman KONTAK. Kami juga berharap teman-teman dapat berpartisipasi dalam membangun website ini. Terakhir, kami meminta maaf jika dalam website Ide Bebas terdapat banyak kekurangan. Terima kasih sudah mengunjungi website ini, semoga dapat bermanfaat.

PAHAMI SETIAP KATA DAN TEMUKAN RAHASIA DI DALAMNYA…

ZigerWix
ZigerWix Hanya ada satu hal di dunia ini yang benar-benar bebas. yaitu "PEMIKIRAN"

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *