HTTP Error 500 dan Error 404 Website, Begini Solusinya!

Bagi anda yang memiliki website, tentu sering mengalami masalah-masalah yang terjadi. Bukan hanya serangan dari hacker saja, masalah/error pada website juga sering terjadi karena kesalahan dari diri anda sendiri (human error). Masalah yang sering terjadi pada website adalah http error 500 dan error 404. Sebenarnya apa penyebab http error 500 dan error 404? Bagaimana solusi untuk mengatasinya? Berikut penjelasannya.

Error

Sebelum masuk ke dalam pembahasan error pada website, alangkah baiknya jika anda memahami dulu pengertian error. Dalam bahasa indonesia, kata error bukanlah kata baku (sebab merupakan bahasa inggris). Jika diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia, maka kata bakunya adalah eror. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata eror memiliki dua arti yaitu:

eror

1. n Huk kesesatan yang dapat menjadikan batalnya suatu perjanjian jika menyangkut sifat pokok benda yang diperjanjikan.

2. kesalahan teratur, terjadi dalam pemerolehan atau belajar bahasa.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Sebenarnya kata error berasal dari bahasa latin yang berarti kekeliruan. Secara lengkap, pengertian error adalah kekeliruan, tidak tepat, kesalahan yang terjadi di dalam sebuah program. Entah itu program komputer maupun website, error pasti memiliki solusi untuk mengatasinya. Namun sebelum dapat menentukan solusi yang tepat untuk mengatasi error, anda harus mengetahui terlebih dulu penyebab error tersebut. Sebab, setiap error pasti memiliki solusinya masing-masing. – HTTP Error 500 dan Error 404.

HTTP Status Code

Selanjutnya anda juga harus memahami tentang http status code. Sedikit penjelasan tentang http, yaitu protokol yang digunakan agar anda sebagai client dapat terhubung dengan web server. Ketika anda mengakses website, sebenarnya anda melakukan request pada server. Protokol yang digunakan untuk menjawab request anda pada server adalah http. Lalu apa itu sebenarnya http status code?

Nama lain dari http status code bermacam-macam, ada yang menyebutnya browser error codes, internet error codes dan http error. Http status code adalah respon yang diberikan oleh server terhadap request dari client. Kode ini biasanya muncul karena adanya kesalahan baik dari sisi website maupun server. Sebenarnya kode yang ditampilkan akan membuat anda dapat mengidentifikasi masalah yang terjadi. – HTTP Error 500 dan Error 404.

Setiap kode memiliki arti yang dapat menunjukan penyebab dari masalah yang terjadi. Kode tersebut terdiri dari tiga nomor mulai dari 100 hingga 599. Berikut rangkuman kode http error dan penyebab masalahnya.

  • 100 – 199 = Merupakan status untuk menunjukan informasi.
  • 200 – 299 = Menunjukan status sukses.
  • 300 – 399 = Menunjukan status redireksi.
  • 400 – 499 = Merupakan error yang disebabkan dari sisi client.
  • 500 – 599 = Merupakan error yang disebabkan dari sisi server.

Error pada Website

Error pada website terjadi karena beberapa hal, antara lain adalah karena hacker, konflik antar komponen website, masalah pada server dan sebagainya. Namun ada beberapa error yang sering terjadi pada website, yaitu http error 500 dan error 404. Jika dilihat dari kode errornya, angka 500 menunjukan bahwa ada error atau abnormal pada sisi server. Sedangkan 404 berarti ada error atau abnormal pada sisi client. Agar lebih jelas, silahkan pahami penyebab kedua error tersebut.

HTTP Error 500

Ada banyak pesan yang ditampilkan untuk menjelaskan http error 500, antara lain adalah sebagai berikut:

  • HTTP 500 – Internal Server Error
  • Internal Server Error
  • HTTP Error 500
  • 500 Internal Server Error
  • Temporary Error (500)
  • 500 Error
HTTP Error 500

Pada intinya, penyebab error tersebut bukan terletak pada perangkat atau koneksi yang digunakan oleh client. Melainkan ada masalah dari sisi website milik anda, namun cek juga dari sisi server pada penyedia hosting. Penyebab http error 500 bermacam-macam, namun biasanya disebabkan oleh hal berikut.

Konflik antar Tema, Plugin maupun Script

Jika anda menggunakan Content Management System (CMS) seperti wordpress, joomla dan sebagainya, maka bisa jadi error tersebut berasal dari tema maupun plugin yang digunakan. Setelah anda merubah tema, menambahkan plugin, atau mengupdate tema dan plugin, cek kembali website anda. Jika muncul http error 500 dapat dipastikan itu berasal dari tema atau plugin yang anda gunakan.

Namun jika anda membuat websitenya dengan framework seperti laravel dan codeigniter, maka cek kembali script program anda. Sebab, bisa jadi script yang anda gunakan mengalami konflik. Script program yang konflik bukan hanya dapat menyebabkan http error 500, tapi juga bisa menyebabkan error lainnya.

Limit Memory yang tidak Memadai

Limit memory yang tidak memadai juga dapat menyebabkan error tersebut. Ketika anda tidak melakukan perubahan apapun pada website namun mengalami error ini, berarti ada dua kemungkinan. Pertama: ada tema atau plugin yang belum di update versinya, atau Kedua: Limit memory tidak memadai. Jika penyebabnya adalah karena limit memory, maka kemungkinan besar sedang banyak yang mengakses website anda. Namun virus juga dapat membuat limit memory menjadi kecil.

File .htaccess yang tidak Sesuai

Error ini terjadi jika sebelumnya anda membuat atau mengubah isi file .htaccess di hosting/VPS anda. Namun jika anda menggunakan CMS, bisa jadi file .htaccess milik anda corrupt/rusak. Selain itu, serangan hacker atau virus juga dapat membuat file .htaccess tidak berfungsi seperti seharusnya. – HTTP Error 500 dan Error 404.

Error 404

Error 404 muncul ketika anda mengakses sebuah halaman website, namun server tidak menemukan halaman yang anda akses. Ada beberapa penyebab yang sering mengakibatkan error seperti ini, berikut diantaranya.

Error 404 Not Found

Salah Memasukan URL

Salah dalam memasukan URL atau link jelas merupakan kesalahan yang terjadi dari sisi client. Hal ini bisa terjadi karena mungkin link yang diakses terlalu panjang dan rumit. Namun ada contoh kasus lain, yaitu ketika client mengklik sebuah link pada website anda, tiba-tiba muncul error 404. Ini jelas masalah yang disebabkan karena anda salah dalam memasukan link pada halaman website. Sehingga ketika ada client yang mengklik link tersebut akan muncul error. Perlu diketahui bahwa sebuah link yang ada di halaman website anda, yang menampilkan error 404 akan mempengaruhi dari sisi SEO website. Oleh sebab itu, segera perbaiki link yang mengarah ke error 404 tersebut.

Baca Juga:  Jenis Atribut Basis Data

Masalah pada DNS

Masalah pada DNS yang menyebabkan error 404 memang jarang terjadi. Sebab, jika masalahnya ada pada DNS maka yang akan ditampilkan biasanya adalah error 500. Namun pada beberapa contoh kasus, seperti custom domain ke blogspot misalnya. Kesalahan yang terjadi ketika memasukan DNS google akan mengakibatkan error 404. Inilah contoh kasus yang sering terjadi ketika masalah pada DNS menyebabkan error 404.

Konflik antar Tema atau Plugin

Seperti http error 500, error 404 juga bisa disebabkan karena konflik antar tema atau plugin (jika anda menggunakan CMS). Ada beberapa kemungkinan yang terjadi, antara lain: tema/plugin mengandung virus, tema/plugin tidak kompatibel satu sama lain, tema/plugin tidak sesuai dengan pengaturan hosting, dan sebagainya. Oleh sebab itu ketika muncul error 404, sebaiknya cek juga dari sisi tema/plugin.

File yang Hilang

Inilah penyebab yang sering mengakibatkan error 404. Sebab, file yang hilang akan membuat server tidak bisa menemukan halaman yang anda akses. Oleh sebab itu, server akan mengirimkan pesan error 404 Not Found. File yang hilang bisa terjadi karena beberapa hal, antara lain karena virus/hacker dan tidak sengaja terhapus.

Masalah virus/hacker merupakan masalah krusial, karena memang sering menyerang website-website yang tidak bersalah. Maka dari itu sebagai pengguna website, anda harus bisa membuat pertahanan sistem yang kuat. Sedangkan penyebab hilangnya file karena tidak sengaja terhapus, dapat ditangani dengan mudah jika anda mempunyai data backup. Setiap penyedia hosting pasti memiliki data backup, oleh sebab itu coba tanyakan pada provider hosting anda.

Solusi Error pada Website

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa setiap error yang terjadi pasti ada solusinya. Anda harus melakukan tindakan yang tepat untuk menangani error tersebut. Sebab, setiap error memiliki solusi yang berbeda-beda. Khusus untuk masalah http error 500 dan error 404, akan dibahas lebih detail pada artikel ini. Berikut cara mengatasi http error 500 dan error 404.

Solusi HTTP Error 500 dan Error 404

Cara Mengatasi HTTP Error 500

Penyebab masalah http error 500 dan error 404 sudah dibahasa pada sub bab sebelumnya. Memahami masalah ini memang tidak akan menyelesaikan masalah tersebut, namun dapat memberikan petunjuk bagaimana harus bertindak. Error ini memiliki berbagai cara untuk mengatasinya, berikut beberapa tindakan yang dapat anda lakukan untuk mengatasi http error 500.

Cek Tema dan Plugin

Cara ini dilakukan bagi anda yang menggunakan CMS, terutama jika belum mengupdate versi terbaru CMS nya. Bukan hanya itu, versi lama dari tema dan plugin juga bisa membuat penyebab error ini. Maka dari itu, silahkan anda update versi CMS, tema dan pluginnya terlebih dahulu. Jika http error 500 muncul sesaat setelah anda menginstal tema atau plugin, silahkan disable tema atau plugin tersebut. Cara ini biasanya berhasil, hal paling buruk, anda harus merubah tema atau pluginnya.

Menaikan Limit Memory

Tindakan ini bisa anda coba ketika website anda tiba-tiba mengalami error 500. Anda bisa menaikan limit memory melalui cpanel, pada pengaturan PHP. Namun jika anda mengalami kesulitan, silahkan bisa meminta bantuan pada provider hostingnya. Seharusnya tidak ada biaya tambahan untuk menaikan limit memory hosting. Terkecuali jika website anda membutuhkan resource tambahan, itu beda lagi ceritanya.

Perbaiki File .htaccess

Memperbaiki file .htaccess juga merupakan salah satu solusi untuk mengatasi http error 500. File .htaccess dapat anda temukan pada directory web root anda. Namun perlu diketahui bahwa file ini merupakan file tersembunyi (dotfiles), oleh sebab itu anda harus menampilkan file tersembunyi pada hosting. Hal ini dilakukan agar file .htaccess dapat terlihat, dan anda akan dengan mudah memperbaikinya. Anda juga bisa mengganti file .htaccess sesuai default CMS anda, silahkan cari di internet default file .htaccess CMS anda.

Cara Mengatasi Error 404

Sama seperti http error 500, error 404 juga memiliki beberapa solusi untuk mengatasinya. Mungkin sebenarnya ada banyak cara untuk mengatasi error 404, namun pada artikel ini hanya akan dibahas 4 solusi saja (yang sering digunakan). Berikut cara mengatasi error 404 pada website dengan lengkap dan mudah.

Cek URL

Saat client mengalami error 404 saat mengakses website anda, pastikan kembali bahwa URL/link yang diakses oleh client tersebut sudah benar. Sebab, kekeliruan satu karakter saja dapat menyebabkan error ini. Bahkan pada beberapa web server yang case sensitive, perbedaan huruf besar dan kecil pada URL akan berpengaruh. Sehingga bisa menyebabkan error 404 juga. Maka dari itu, pastikan bahwa URL yang diakses sudah benar.

Perbaiki DNS

Cara ini dilakukan jika sebelum error 404, anda melakukan setting DNS. Biasanya terdapat kesalahan dalam memasukan DNS google saat melakukan custom domain. Jika seperti itu, silahkan perbaiki DNS google yang sudah anda masukan. Kemudian coba clear cache pada browser dan lakukan flush DNS. Jika berhasil, maka website anda yang dicustom pada blogspot dapat diakses dengan normal.

Cek Tema dan Plugin

Sama seperti http error 500, salah satu solusi untuk mengatasi error 404 juga dapat dilakukan dengan mengecek tema dan plugin yang digunakan. Terutama jika anda baru selesai melakukan perubahan tema atau plugin tersebut. Selain dicek, anda juga dapat coba merubah tema atau mendisable plugin yang bermasalah. Jika tema sudah diganti dan plugin sudah di disable namun masih error, kemungkinan masalahnya bukan dari tema atau plugin yang digunakan.

Perbaiki File yang Hilang

Memperbaiki file yang hilang adalah solusi yang paling sering dilakukan untuk mengatasi error 404. Sebab, file yang hilang merupakan penyebab utama dari error 404 Not Found. Oleh sebab itu, solusinya adalah mencari file yang hilang, lalu memperbaikinya. Anda juga dapat membuat ulang file tersebut jika memungkinkan. Pastikan berhati-hati saat melakukan penghapusan file agar tidak ada file yang hilang lagi pada website anda.

Saran

Jika teman-teman memiliki kritik dan saran silahkan bisa hubungi kami pada halaman KONTAK. Kami juga berharap teman-teman dapat berpartisipasi dalam membangun website ini. Terakhir, kami meminta maaf jika dalam website Ide Bebas terdapat banyak kekurangan. Terima kasih sudah mengunjungi website ini, semoga dapat bermanfaat.

PAHAMI SETIAP KATA DAN TEMUKAN RAHASIA DI DALAMNYA…

Tinggalkan komentar