Cadas Gantung – Surga Indah yang Tersembunyi

Juni 27, 2019 No Comments JELAJAH ZigerWix

Sudah sering sekali aku pergi ke tempat wisata di Kuningan, Jawa Barat. Salah satu alasan mengapa aku suka mengunjungi daerah ini karena udaranya yang segar. Sebab daerah Kuningan terletak di bawah kaki Gunung Ciremai. Pada kali ini, aku akan menceritakan surga yang tersembunyi, Cadas Gantung. Bukan cadas gantung wisata Majalengka, melainkan surga tersembunyi yang ada di Kuningan.

Rencana ke Cadas Gantung

Pagi itu aku sedang berada di kampung halaman, Cirebon. Cuaca cukup cerah hingga akhirnya aku memutuskan untuk pergi liburan. Namun saat itu aku masih bingung ingin pergi kemana. Hingga akhirnya aku ingat sebuah foto yang dibagikan oleh teman sosial mediaku. Foto itu menunjukan sebuah lahan yang lapang dengan background dibelakang nya adalah pegunungan. Ditambah lagi keindahan kabut yang sekan menari-nari.

Tanpa pikir panjang akupun langsung mencari tahu dimana tempat itu berada. Tak butuh waktu lama akhirnya aku menemukan tempatnya. Tempat itu merupakan salah satu tempat wisata di kuningan yang cukup populer, yaitu Cadas Gantung.

Setelah itu aku cari jalan tercepat untuk sampai di tempat wisata tersebut. Jika dilihat pada google maps, jalannya cukup jauh. Namun rute tersebut tidak asing bagiku, aku sedikit hapal jalan tersebut karena dulu aku pernah melewatinya. Sekitar tiga per empat rute nya aku tahu, namun seperempat lagi aku benar-benar ‘buta’.

Perkiraan Rute
Perkiraan Rute

Modal Nekat

Meski begitu aku tetap bertekad untuk pergi kesana, sekitar pukul 08.00 wib aku OTW. Aku melewati rute dari Kecamatan Babakan kemudian Kecamatan Waled, Cirebon. Hingga akhirnya sampai di Kabupaten Kuningan. Namun untuk dapat sampai ke tempat wisata di Kuningan, yaitu Cadas Gantung, itu masih membutuhkan waktu yang cukup lama.

Di perjalanan aku kehilangan arah, karena aku hafal jalan sampai di daerah Luragung saja. Selebihnya aku benar-benar tidak tahu. Namun bermudalkan google maps aku terus menuju tempat wisata di Kuningan itu.

Rute yang belum pernah dilalui (Buta)
Rute yang belum pernah dilalui (Buta)

Sudah dua jam sejak aku berangkat dari rumah, namun aku tidak menemukan adanya tanda-tanda tempat wisata Cadas Gantung. Hingga akhirnya aku putuskan untuk bertanya saja pada penduduk sekitar, untuk meminimalisir resiko tersesat.

Setelah mendapatkan arahan dari warga, akhirnya aku lanjutkan perjalanan. Dari situ aku tahu bahwa ternyata perjalanan masih membutuhkan waktu sekitar satu jam lagi. Aku pun cepat-cepat bergegas untuk mempersingkat waktu perjalanan.

Menemukan Ketenangan di Cadas Gantung

Sekitar 30 menit sebelum sampai, aku melewati sebuah lembah. Jalannya cukup rusak karena masih benar-benar pedesaan. Namun disitu aku bisa merasakan ketenangan, Jauh dari keramaian kota dan suara bising.

Tempat wisata di kuningan
Jalan pedesaan menuju Cadas Gantung

Setelah melawati pedesaan, aku harus memacu motorku naik pegunungan yang cukup curam. Sedikit mengerikan memang tanjakan tersebut, ditambah lagi di sisi kirinya adalah jurang. Sedangkan di sisi kanan adalah tanah yang rawan longsor. Hingga akhirnya aku sampai di tempat parkir tempat wisata di Kuningan yang terkenal ini.

Baca Juga:  Hutan Pinus Bekasi, Surga yang Tersembunyi

Cadas Gantung yang Penuh Tantangan

Namun disitu aku tidak melihat pegunungan yang di selimuti kabut. Hanya ada beberapa rumah warga saja. Dengan penasaran aku pun bertanya pada tukang parkir disitu. Dan ternyata, Untuk sampai di Cadas Gantung aku harus berjalan kaki sekitar 1 KM. Tak disangka ternyata tempatnya cukup jauh dari tempat parkir.

Tempat wisata di kuningan
Papan penunjuk arah ke Cadas Gantung

Mau tidak mau aku pun harus berjalan kaki sekitar 1 KM. Diperjalanan memang pemandangannya cukup indah. Ada tebing dimana kita bisa melihat pemandangan dibawahnya dan juga pegunungan di depan mata. Disitu juga terdapat pohon pinus yang masih asri. Jalannya pun merupakan jalan setapak yang sederhana.

Perjalan dari tempat parkir ke Cadas Gantung
Perjalan dari tempat parkir ke Cadas Gantung

Hasil Pencarian Wisata Kuningan

Setelah 20 menit berjalan kaki akhirnya akupun sampai di tempat wisata di Kuningan yang sedang trending di media sosial. Aku sampai di Puncak Kerinduan Cadas Gantung.

Puncak Kerinduan Cada Gantung
Puncak Kerinduan Cada Gantung

Setelah aku cermati ternyata Cadas Gantung ini adalah sebuah lembah. Lembah dimana terdapat bukit menyerupai puncak. Disitu tempatnya cukup keren dan memang instagrameble. Terdapat tanah lapang dihiasi rumput pendek dan rapih, karena memang sering digunakan untuk berkemah. Selain itu jika kita menuruni puncak di dekat cadas gantung ada air terjun yang bernama Curug Walet. Namun sayang aku tidak sempat ke curug tersebut karena faktor cuaca dan waktu.

Tanah Lapang untuk berkemah
Tanah Lapang untuk berkemah

Ketika aku melihat disisi lain, ternyata memang benar terdapat pegunungan yang diselimuti awan. Sama seperti foto-foto yang sedang ngetrend di instagram. Namun sayang, saat itu kabut yang menyelimuti tidak begitu tebal, jadi pemandangannya kurang maksimal.

Cadas Gantung
Cadas Gantung, pegunungan berselimut kabut

Sesaat aku menikmati udara sejuk alam ini, tenang, damai dan menghanyutkan jiwa. Ingin rasanya aku berkemah disini, namun hal tersebut tidak memungkinkan. Karena memang aku tidak ada persiapan apapun untuk berkemah.

Bagi teman-teman yang ingin pergi ke tempat wisata di Kuningan, jangan sungkan untuk mampir ke tempat ini. Walaupun melewati hutan, disana terdapat beberapa warung dan tempat duduk yang disusun dengan rapih. Sehingga kita tidak perlu khawatir akan perbekalan yang kita bawa.

Tempat wisata di kuningan
Tempat duduk di Cadas Gantung

Saran

Jika teman-teman memiliki kritik dan saran silahkan bisa hubungi kami pada halaman KONTAK. Kami juga berharap teman-teman dapat berpartisipasi dalam membangun website ini. Terakhir, kami meminta maaf jika dalam website Ide Bebas terdapat banyak kekurangan. Terima kasih sudah mengunjungi website ini, semoga dapat bermanfaat.

PAHAMI SETIAP KATA DAN TEMUKAN RAHASIA DI DALAMNYA…

ZigerWix
ZigerWix Hanya ada satu hal di dunia ini yang benar-benar bebas. yaitu "PEMIKIRAN"

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *