Home>JELAJAH>Bukit Teletubbies Cirebon, Keindahan yang Tak Terlihat
bukit teletubbies cirebon
JELAJAH

Bukit Teletubbies Cirebon, Keindahan yang Tak Terlihat

Tak pernah ku sadari, ternyata keindahan alam dapat aku temukan disini. Tempat yang sunyi, sangat cocok untuk menenangkan diri. Ternyata, di Kabupaten Cirebon terdapat bukit teletubbies yang mampu menarik hati. Bukan bukit teletubbies bromo, atau bukit teletubbies blitar, tapi ini di Cirebon, Kota kelahiranku. Beruntung sekali, aku bisa hidup dan tumbuh di Kota Udang ini. Ijinkan aku membagikan kisah perjalananku, menjelajahi keindahan Kota yang asri.

Panggilan dari Bukit Teletubbies

Aku adalah orang yang suka mencoba hal baru, termasuk dalam hal mengunjungi tempat wisata. Saat itu aku dan saudaraku sedang bersepeda menikmati udara pagi di desa tetangga. Awal nya, aku tidak ada niat untuk pergi ke pohon satu (bukit teletubbies). Tapi, saat itu pohon satu terlihat dari jalan yang aku lalui, seakan melambai-lambai padaku agar pergi mengunjunginya. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk pergi kesana. Sebenarnya, pohon satu ini adalah pohon beringin. Kami menyebut pohon satu karena dari kejauhan pohon beringin tersebut adalah yang tertinggi, sehingga terlihat hanya ada satu pohon saja.

Sampai di Bukit Teletubbies Cirebon

Hal yang membuat kami tertarik untuk pergi ke pohon satu, karena banyak teman-teman kami yang berfoto disana. Jika dilihat dari foto-foto tersebut, memang pemandangannya sangat indah. Jadi, pagi itu kami memutuskan untuk pergi kesana. Sebenarnya kami berdua tidak tahu jalannya, apalagi kondisi jalan kesana. Hanya bermodal nekat, kami pun bertanya pada penduduk sekitar mengenai jalan untuk pergi ke pohon satu.

Dengan arahan dari warga, kami menyusuri pedesaan selama kurang lebih 40 menit. Hingga akhirnya, sampailah kami di bawah bukit. Bukit itu terlihat biasa saja, karena tidak terlalu tinggi dan letaknya ada dibelakang rumah warga. Tapi, ternyata pemandangan indah terlihat ketika kami sampai diatas bukit tersebut. Dibelakang, kami hanya melihat pedesaan dengan pemandangan atap-atap rumah. Akan tetapi, ketika kami melihat disisi lain, nampak jelas hamparan perbukitan yang sangat indah. Pemandangan indah yang tersembunyi, kami dapat merasakan ketenangan saat melihat hamparan bukit itu.

Bukit teletubbies
Bukit teletubbies

Jalur yang Menantang

Perjalanan kami belum selesai sampai disini, karena kami lihat pohon satu masih jauh. Agar dapat sampai di Bukit Teletubbies, kami harus melewati hamparan bukit-bukit luas terlebih dahulu. Mulai dari situ, jalanan sudah bukan lagi aspal, melainkan jalan setapak.

Kondisi jalan disana cukup menantang karena harus melewati lembah, menaiki bukit dan  jalan yang berkelok. Namun, kami terus melanjutkan perjalanan. Ketika pohon satu semakin dekat, tepatnya dibawah tanjakan terkahir, terdapat mata air yang mengalir. Memang tempatnya sedikit tersembunyi, maka dari itu tidak bisa dilihat dari jalan utama. Kami harus belok ke kiri dan meninggalkan jalan utama terlebih dahulu.

Setelah sampai, kami cek air nya cukup jernih, sepertinya digunakan oleh warga sekitar untuk minum dan mandi. Setelah puas bermain mata air, kami melanjutkan perjalanan dengan menaiki tanjakan terakhir. Hingga akhirnya, kami sampai di bawah pohon satu.

Dibawah pohon satu

Saat kami melihat ke bawah bukit, keindahan terlihat jelas di depan mata. Hamparan bukit-bukit hijau ditambah kabut yang menari diatasnya, sangat menenangkan jiwa. Udara segar yang kami hirup, sampai dikerongkongan tanpa polusi udara. Ku pejamkan mata untuk menikmati keindahan semesta, merasakan kedamaian, diiringi sunyi. Hamparan bukit ini, ku harap bisa abadi.

Tersadar

Setelah lama berdiskusi dengan alam, walaupun tanpa sepatah kata terucap. Aku menyadari sesuatu, seperti nya tempat ini tidak asing dimataku. Aku terus memutar dan menggali ingatanku, untuk menebak tempat yang tidak asing ini. Akupun langsung menyadarinya, tempat ini mirip sebuah bukit yang ada di serial televisi, Teletubbies.

Lebih dalam lagi, aku menyadari bahwa di bawah bukit ini ada kekayaan alam yang sangat banyak. Kekayaan alam ini pasti akan menjadi incaran para mata serakah, mata yang akan melakuan apapun untuk mendapatkan uang. termasuk melakukan perusakan lingkungan dan pemandangan disekitar bukit. Sudah seharusnya, kita semua menjaga kelestarian alam ini. Salah satu anugerah terindah dari sang Pencipta, yang menjadi tanggung jawab kita sebagai manusia.

Perjalaan Pulang

Setelah dirasa puas menikmati keindahan Bukit Teletubbies, kami pun bergegas untuk pulang sebelum siang. Sebab, jika siang sudah datang, dapat dipastikan, perjalanan menyusuri bukit hijau ini akan terasa sangat panas. Dengan berat hati, kami pamit meninggalkan keindahan hamparan bukit ini. Perlahan kami melangkah, menjauhi pohon satu.

Diluar Dugaan

Dalam perjalanan pulang, rasa lelah mulai menghampiri. Matahari pun mulai menampakan wajahnya, hal ini membuat langkah kami semakin berat. Namun senyum masih menghiasi wajah kami, karena apa yang sudah kami saksikan diatas bukit sungguh sangat memuaskan hati. Dengan rasa semangat, kami terus menuntun sepeda kami.

Setelah beberapa lama berjalan menuntun sepeda, kami coba untuk menaikinya. Walaupun begitu, kaki kami masih menapak tanah dan tidak mengayuh sepeda, karena saat itu jalanannya menurun. Setelah beberapa lama, akhirnya kami terlena. Kaki kami mulai naik diatas kayuh sepeda, dan membiarkan sepeda berjalan dengan sendirinya menuruni bukit. Tanpa disadari, ternyata laju sepeda semakin kencang, sehingga kami tidak bisa mengendalikan sepeda lagi. Bahkan, rem sepeda kami pun sampai rusak karena menahan laju roda yang terus berputar. Kami coba sekuat tenaga untuk menghentikan sepeda yang terus meluncur, namun tidak berhasil.

Tragedi Bukit Teletubbies

Sampai akhirnya di tikungan jalan, aku melihat saudaraku membanting stir ke samping agar tidak jatuh ke jurang. Alhasil, saudaraku pun terjatuh. Aku bisa melihat bagaimana ia jatuh, cukup mengerikan. Tubuhnya yang terhempas, nyaris terjun ke jurang. Namun beruntung, semak belukar menyelamatkannya.

Aku sendiri yang berada di belakangnya, langsung mengikuti jejak saudaraku. Aku membanting stir ke samping agar tidak menabrak saudaraku yang sudah lebih dulu terjatuh, sehingga aku pun ikut terjatuh. Yang aku tahu terakhir kali adalah badanku tehempas kedepan, dan kepalaku berputar melewati stir. Kemudian, setelah itu semua gelap.

Tragedi

Tak berapa lama, kesadaranku mulai pulih. Aku melihat ke arah saudaraku, sepertinya ia masih merasa kesakitan dan masih berbaring di semak-semak. Aku sendiri merasa sakit dibagian pundak sebelah kanan, karena sepertinya bagian tersebut yang jatuh lebih dulu. Sedangkan saudaraku mengalami luka yang cukup serius, yaitu kulit dibagian bahunya terkelupas.

Beruntungnya, kami masih bisa berjalan dan melanjutkan perjalanan pulang, walaupun dengan luka-luka tersebut. Sepeda kami pun masih normal, dan masih bisa dikendarai. Dengan hati-hati, kami kembali menuntun sepeda kami menyusuri bukit teletubbies ini. Satu pelajaran lagi yang aku dapat, bahwa, dimanapun dan kapanpun aku berada, harus tetap berhati-hati.

Lokasi Bukit Teletubbies Cirebon

Bagi teman-teman yang ingin mengunjungi tempat ini silahkan bisa datang ke Desa Ciuyah Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon. Karena jalan menuju kesana cukup sulit silahkan bisa cek pada google maps dibawah ini. Satu hal yang harus dipahami dan diperhatikan ketika mengunjungi tempat ini, sebaiknya membawa makan/minum dari bawah. Sebab, dipohon satu tidak ada warung. Jangan lupa juga, untuk sampah yang kita bawa, harus dibuang pada tempatnya. Harap selalu berhati-hati saat menuruni bukit teletubbies ini.

Saran

Jika teman-teman memiliki kritik dan saran silahkan bisa hubungi kami pada halaman KONTAK. Kami juga berharap teman-teman dapat berpartisipasi dalam membangun website ini. Terakhir, kami meminta maaf jika dalam website Ide Bebas terdapat banyak kekurangan. Terima kasih sudah mengunjungi website ini, semoga dapat bermanfaat.

PAHAMI SETIAP KATA DAN TEMUKAN RAHASIA DI DALAMNYA…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *