Home>CAMPURAN>Apa itu Omnibus Law? Menurut Rocky Gerung: “CILAKA”
Apa itu Omnibus Law?
CAMPURAN

Apa itu Omnibus Law? Menurut Rocky Gerung: “CILAKA”

Belakangan kata omnibus law menjadi trending di media-media sosial. Sebab, RUU Cipta Lapangan Kerja yang dianggap merugikan buruh sudah disahkan. Mungkin ada beberapa dari kita yang belum mengerti apa itu omnibus law? Apa dampaknya? dan sebeberapa merugikankah omnibus law ini terhadap buruh? Pada artikel ini akan dijelaskan pengertian mengenai omnibus law menurut Rocky Gerung. Seperti yang kita ketahui bahwa Rocky Gerung adalah kritikus sejati terhadap pemerintah, oleh sebab itu, kritikannya tentang omnibus law begitu tajam. Berikut penjelasannya.

Apa itu Omnibus Law?

“Omnibus itu merupakan suatu tradisi, metode, untuk merapihkan undang-undang” Kata Rocky Gerung.

Menurutnya, sebagai metode, omnibus itu baik agar undang-undang ‘tidak berceceran’. Sebab seringkali ada undang-undang yang kontradiksi satu sama lain. Didalam omnibus ini, kontradiksi itu diperbaiki dan dirapihkan.

“Tetapi yang terjadi di kita, bukan dirapihkan sebetulnya, tapi diselundupkan kepentingan-kepentingan ekonomi yang merugikan buruh” Tambah Rocky Gerung.

Rocky Gerung - Apa itu Omnibus Law

Rocky Gerung mengatakan bahwa banyaknya pasal yang ada di dalam omnibus law (1700 pasal) membuat rakyat tidak mengetahui bagian yang ‘gelap’ atau penggelapan pasal didalamnya. – Apa itu Omnibus Law?

“Jadi orang dibikin panik sehingga terjadi keributan interpretasi. Padahal sebetulnya kita sudah bisa menilai dari awal bahwa inti dari omnibus law itu adalah untuk memanjakan investasi. Tetapi kemudian dipakai istilah Cipta Lapangan Kerja (CILAKA)”

Mengapa Cipta Lapangan Kerja disingkat menjadi CILAKA?

“Karena orang lihat bahwa isinya memang mencilakakan buruh”.

Omnibus Law Inkonstitusional?

Konstitusi pada pasal 27 UUD 1945 mengatakan bahwa setiap warga negara berhak atas pekerjaan. Jadi hak atas pekerjaan harus disediakan oleh negara, terlepas dari individu tersebut tidak mau bekerja ataupun tidak ingin mengambil hak itu adalah urusan lain. Intinya negara harus tetap menyediakan hak atas pekerjaan untuk masyarakatnya agar masyarakat memiliki jaminan untuk mendapatkan penghasilan sehingga bisa digunakan sebagai perencanaan dimasa depan. – Apa itu Omnibus Law?

“Undang-undang ini (omnibus law) justru datang dengan filosofi yang berbeda. Sifat dari undang-undang itu bahkan diucapkan oleh menko perekonomian, Airlangga bilang bahwa undang-undang itu dimaksudkan agar buruh itu dia sebut easy hiring easy firing. Jadi mudah dipekerjakan, mudah dipecat”.

Omnibus Law Bertentangan dengan Konstitusi

Menurut Rocky, filosofi tersebut sangat kontradiksi dengan konstitusi. Lebih tepatnya konstitusi pada pasal 27 UUD 1945. Dimana masyarakat berhak atas pekerjaan yang disediakan oleh negara, bukan justru menghilangkan jaminan penghasilan masyarakat (buruh) dengan memudahkan pemecatan (PHK) oleh pihak pengusaha. Buruh dengan kontrak kerja waktu tertentu tidak memiliki jaminan atas penghasilannya dimasa depan. Sebab, tidak adanya sistem pengangkatan sebagai karyawan tetap disuatu perusahaan berarti tidak ada masa depan yang pasti untuk para buruh. Karena buruh butuh penghasilan yang pasti sebagai perencanaan dimasa depan. – Apa itu Omnibus Law?

“Kalau saya ga punya jaminan bahwa pekerjaan saya akan langgeng maka saya ga bisa merencanakan nyicil rumah, ga bisa merencanakan untuk menyekolahkan anak dan segala macam. Jadi undang-undang itu sebetulnya inkonstitusional dari awal karena tidak mengerti bahwa pekerjaan dengan upah yang layak adalah hak dan negara mesti sediakan itu”. Kata Rocky ketika membahas tentang buruh kontrak yang tidak memiliki jaminan untuk menjadi karyawan tetap dalam suatu perusahaan.

Omnibus Law tidak Memihak pada Kepentingan Lingkungan?

Omnibus law yang menjadi sorotan karena dianggap merugikan para buruh, ternyata juga memiliki sisi lain. RUU ini juga dianggap tidak memihak pada kepentingan lingkungan hidup. Sebab terlalu mementingkan kemudahan investasi namun mengabaikan kelestarian lingkungan. – Apa itu Omnibus Law?

“Saya lihat filosofinya memang dimaksudkan untuk memanjakan investasi. Konsekuensinya kalau investasi dimanjakan cuma ada dua, konsekuensinya: satu, tekan upah buruh; yang kedua, abaikan AMDAL. Karena AMDAL ini pasti dibuat untuk menghalangi investasi untuk kegiatan lingkungan. Jadi dua pasal ini, tekan upah buruh dan tidak perlu AMDAL, itu yang bertentangan dengan napas konstitusi”. Kata Rocky Gerung ketika membicarakan tentang Omnibus law dan lingkungan hidup.

Omnibus Law tidak Memihak Lingkungan

Mengenai omnibus law yang dianggap tidak memihak pada kepentingan lingkungan hidup juga dikemukakan oleh Zenzi Suhadi, Kepala Departemen Advokasi Eksekutif Walhi Nasional. – Apa itu Omnibus Law?

“Di Pasal 24 sampai 29 yang berkaitan dengan amdal dan izin lingkungan. Kalau sebelumnya amdal itu jadi syarat izin lingkungan dan izin lingkungan jadi syarat izin usaha. Sekarang, izin lingkungan jadi bagian dari izin usaha. Amdal statusnya bukan lagi prasyarat tetapi faktor yang dipertimbangkan,” katanya.

Ada apa dengan Omnibus Law?

Sifat tidak transparan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap omnibus law membuat pertanyaan besar pada pikiran rakyat. Apa yang sebenarnya terjadi? Bukankah seharusnya demokrasi selalu menjunjung asas dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat? Lalu mengapa pada pembahasan RUU CILAKA ini, rakyat seakan tidak diikut sertakan? Tentu saja banyak argumen dan kritik yang dilontarkan oleh masalah tersebut, salah satunya adalah kritik dari Rocky Gerung. – Apa itu Omnibus Law?

“Undang-undang yang dibuat tertutup, publik tidak tahu, tiba-tiba muncul, itu artinya undang-undang itu memang sedang merencanakan kejahatan. Kejahatan dalam hal ini adalah menghalangi buruh untuk ikut terlibat didalam penentuan upah, menghalangi para protektor lingkungan untuk meneliti apakah AMDAL (perlu) dilakukan atau tidak dilakukan.”

Untuk siapa?

Dalam kritikannya tersebut, Rocky Gerung membaca bahwa misi dari undang-undang CILAKA merupakan terjemahan dari Nawacita presiden Jokowi. Namun yang terjadi justru sebaliknya, yaitu Nawaduka. Sebenarnya istilah Nawacipta sebelumnya pernah disebut dalam pidato bung Karno. – Apa itu Omnibus Law?

“Saya membaca, misalnya misi dari undang-undang itu seolah-olah itu terjemahan dari Nawacita presiden Jokowi. Nawaduka sebetulnya. dan kita tahu Nawacita itu pidato presiden bung Karno. Jadi kalau presiden bung Karno masih hidup dan dia baca undang-undang itu, reaksinya pasti bilang: hey kau jancok yang ada di istana tuh, bikin undang-undang semacam itu!”.

Sumber:
Rocky Gerung Official Channel
mongabay.co.id

Kesimpulan Apa Itu Omnibus Law?

Secara terminologi, omnibus berasal dari bahasa latin yang berarti “untuk semuanya”. Omnibus juga dapat memiliki makna “untuk semua: mengandung dua atau lebih”. Pada umumnya diterapkan dalam Rancangan Undang-Undang yang memiliki subjek umum lebih dari satu. Dengan kata lain, omnibus law artinya metode atau konsep pembuatan regulasi yang menggabungkan beberapa aturan yang substansi pengaturannya berbeda, menjadi satu peraturan dalam satu payung hukum. Pada saat ini omnibus mengalami pergeseran makna yang mengacu pada pengertian tentang omnibus bill yang memiliki arti sebagai berikut. – Apa itu Omnibus Law?

“Sebuah RUU dalam satu bentuk yang mengatur bermacam-macam hal yang terpisah dan berbeda-beda dan seringkali menggabungkan sejumlah subjek yang berbeda dalam satu cara, sehingga dapat memaksa eksekutif untuk menerima ketentuan yang tidak disetujui atau juga membatalkan seluruh pengundangan”

Sumber:
tirto.id
The Law Dictionary

Omnibus law yang saat ini sedang kita hadapi merupakan produk Rancangan Undang-Undang yang membahas tentang Cipta Lapangan Kerja namun tidak mendengarkan aspirasi para pekerja. Semua buruh yang ada di indonesia tidak menginginkan Rancangan Undang-Undang ini. Lalu untuk apa undang-undang ini tetap diproses menuju pengesahan? Apakah benar untuk rakyat? atau untuk kepentingan segelintir orang saja? – Apa itu Omnibus Law?

Saran

Jika teman-teman memiliki kritik dan saran silahkan bisa hubungi kami pada halaman KONTAK. Kami juga berharap teman-teman dapat berpartisipasi dalam membangun website ini. Terakhir, kami meminta maaf jika dalam website Ide Bebas terdapat banyak kekurangan. Terima kasih sudah mengunjungi website ini, semoga dapat bermanfaat.

PAHAMI SETIAP KATA DAN TEMUKAN RAHASIA DI DALAMNYA…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *