PEMIKIRAN

Sebuah Kisah Klasik – Bukan Si Pencari Muka yang Baik

"Hust, salaman yang benar!" Kata Seniorku. Aku hanya melongo mendengar dia berkata seperti itu, karena menurutku, gaya salamanku kepada manager sudah profesional. "Cium tangannya!" Bisiknya. Aku mengerti, bahwa setiap bersalaman dengan manager harus mencium tangannya. Walaupun begitu, aku tetap bersalaman dengan siapapun diperusahaan tempatku bekerja secara profesional. Hingga seniorku tidak memperingatkanku tentang gaya salamanku, mungkin dia lelah. Bagiku, kita semua sama, yaitu pekerja yang membutuhkan uang untuk mencukupi kebutuhan. Jika aku harus mencium tangan managerku ketika bersalaman hanya karena jabatannya, maaf aku tidak bisa. - Sebuah Kisah Klasik.(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});Tujuan Setiap Orang BerbedaSetiap orang punya tujuannya sendiri...

Selengkapnya >